Setelah sempat vakum selama dua tahun, Oceanman bergulir lagi di 2026. Ada 900 perenang dari 27 negara yang ikut serta.
Oceanman berlangsung di Pantai Kedonganan, Bali, Indonesia, 19-21 Juni 2026. Ajang renang perairan terbuka paling bergengsi di dunia ini mengusung tema "Waves of Change".
Perlombaan ini sekaligus menandai kembalinya Indonesia dalam rangkaian resmi Oceanman World Series. Oceanman Bali sebelumnya telah sukses diselenggarakan di tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan jumlah partisipasi yang terus meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perhelatan 2026, akan ada 27 negara yang sudah mendaftarkan perenangnya. Di antaranya adalah Indonesia, Singapore, Malaysia, Vietnam, Filipina, Australia, India, Rusia, Jepang, Thailand, Smerika Serikat, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Italia, Meksiko, Kolombia, Britania Raya, Irlandia, Islandia, Hongaria, Qatar, Korea Selatan, Maladewa, Taiwan, Ukraine, Azerbaijan, dan Belarus.
"Fenomena ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap open water swimming secara global," kata Chairman Oceanman Indonesia, Wibowo Suseno Wirjawan, dalam keterangan persnya.
"Dengan latar laut Bali yang ikonik dan jalur renang yang menantang, Oceanman Bali menjadi salah satu seri yang paling diminati dalam kalender internasional. Tak hanya menghadirkan persaingan olahraga, kehadiran ratusan peserta internasional juga membawa dampak langsung bagi sektor pariwisata," sambungnya.
Joe Aditya ikut ambil bagian dalam Oceanman. Dia adalah perenang muda Indonesia di level nasional maupun internasional.
Baca juga: Oceanman Asian Championship Bali 2023 Tuntas |
"Pengelolaan lebih dari 900 peserta di perairan terbuka juga merupakan tantangan yang kompleks, mencakup aspek keselamatan, pengawasan, serta kondisi alam seperti arus dan ombak, sehingga Oceanman Bali 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga penyelenggaraan berskala besar dengan standar internasional," kata Felix Sutanto
Oceanman Bali bukan hanya tentang lomba renang, tetapi tentang perjalanan personal setiap peserta untuk melawan arus, menaklukkan batas diri, dan menyatu dengan alam," kata Co-Founder Oceanman Indonesia, Felix Sutanto.
Oceanman juga diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan kehadiran wisatawan. Sebab, atlet yang hadir cenderung membawa kerabatnya.
"Kedatangan para atlet yang umumnya disertai keluarga dan tim pendukung berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisata ke Bali, khususnya di kawasan Kedonganan yang dikenal dengan kekayaan kuliner lautnya," lata Direktur PT Avatara Lintas Media, Herty Purba.
(ran/mrp)











































