Kesempurnaan yang Kontroversial di Balik Kemenangan Oleksandr Usyk

Kesempurnaan yang Kontroversial di Balik Kemenangan Oleksandr Usyk

Yanu Arifin - Sport
Minggu, 24 Mei 2026 22:09 WIB
Oleksandr Usyk menghadapi Rico Verhoeven.
Oleksandr Usyk menghadapi Rico Verhoeven. Foto: Mohamed Hossam/Getty Images
Giza -

Oleksandr Usyk mengalahkan Rico Verhoeven pada duel pertahanan sabuk juara tinju kelas berat. Kesempurnaan The Cat diwarnai dengan kontroversi di atas ring.

Usyk menggelar duel pertahanan gelar juara kelas beratnya yang ke-6 dengan melawan Verhoeven. Pertarungan digelar di Piramid Giza, Mesir, Minggu (24/5) WIB.

Duel itu berjalan alot. Verhoeven, yang notabene baru menjajal tinju, bisa merepotkan lawan asal Ukraina-nya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Duel akhirnya berjalan hingga 11 ronde. Di ronde itu, Verhoeven akhirnya kalah.

ADVERTISEMENT

Rico Verhoeven sempat ambruk di ronde tersebut. Wasit sempat memberi hitungan, namun di angka kelima Verhoeven bangkit dan menantang Oleksandr Usyk lagi.

Duel dilanjutkan, dan Usyk langsung menghujani Verhoeven dengan jab bertubi-tubi. Wasit kemudian dengan kontroversial menyetop laga atas dasar tak mau mengambil risiko.

Yang jadi sorotan, wasit menyetop pertarungan saat ronde 11 sedianya tinggal beberapa detik lagi, Verhoeven kesal dan sempat mendebat wasit. Verhoeven kesal karena ronde 11 harusnya berakhir normal, dan duel lanjut ke ronde 12 dan ia punya kesempatan recovery.

Namun, keputusan wasit sudah mutlak. Verhoeven dinyatakan kalah TKO dari Usyk, dan gagal merebut sabuk kelas berat sang lawan.

"Awalnya saya pikir pertarungan dihentikan terlalu dini, tapi pada akhirnya itu bukan keputusan saya. Saya sudah sangat bersyukur kepada Usyk atas kesempatan bertarung ini," kata Verhoeven, melansir Daily Mail.

"Beliau mengatakan kepada saya bahwa dia ingin pertandingan ulang, tapi itu bukan keputusan saya. Kita lihat saja apa yang akan terjadi. Saya ingin wasit membiarkan saya keluar dengan terhormat atau membiarkan saya bertarung hingga ronde kedua belas."

"Saya merasa skor kami cukup seimbang. Saya sangat berterima kasih kepada semua orang yang datang. Saya sangat bangga dengan penampilan saya dan semoga dunia tinju menerima saya sebagai petinju. Saya sangat bahagia bisa berada di sini," kata Rico Verhoeven.

Bagi Usyk, kemenangan ini membuatnya masih belum terkalahkan dari 25 duel, dengan catatan 16 KO dan 9 kali decision. Ia tetap menjadi raja tinju kelas berat saat ini.

"Terima kasih banyak. Aku tahu saat ini, rakyat Ukraina sedang berada di tempat perlindungan bom, termasuk putriku, yang juga berada di sana. Dia mengirimiku pesan yang berbunyi, 'Papa, aku mencintaimu, kamu pasti menang,'" kata Usyk.

"Terima kasih banyak, Rico. Kamu adalah petarung yang luar biasa. Terima kasih banyak kepada timmu. Timku, aku mencintaimu. Istriku, aku mencintaimu. Kalian adalah cahaya dan hatiku. Pertarungan ini sulit. Ini adalah pertarungan yang bagus. Terima kasih, Tuhan," kata Oleksandr Usyk.




(yna/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads