Timnas MMA Indonesia Ukir Emas di Kejuaraan Asia 2026

Timnas MMA Indonesia Ukir Emas di Kejuaraan Asia 2026

Mercy Raya - Sport
Rabu, 27 Mei 2026 16:16 WIB
Timnas MMA Indonesia Ukir Emas di Kejuaraan Asia 2026.
Timnas MMA Indonesia mengukir emas di Kejuaraan Asia 2026. (Foto: dok.Istimewa)
Jakarta -

Tim nasional Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia mengukir tinta emas di Kejuaraan Asia 2026. Kesuksesan ini sekaligus memberi kesempatan main di Asian Games Nagoya, September mendatang.

Bertanding di MMA Asian Championships dan 2nd AMMA Youth Championships 2026, Indonesia tampil baik dengan menggondol banyak medali.

Dari kelas senior, tim Merah Putih membawa lima medali, terdiri dari satu emas dari Novia Pesik pada nomor Modern MMA 49 kg Women.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu empat medali perunggu merupakan persembahan Vallensia Fahira Hotmaulidi nomor Modern MMA 54 kg Women, Dwi Ani Retno Wulan di nomor Traditional MMA 54 kg Women, Panca Julian Saputra di nomor Traditional MMA 60 kg Men, dan Ananda Wahyu Setyo Prabowo di nomor Traditional MMA 77 kg Men.

Sedangkan pada kategori U-18, Indonesia merebut dua medali. Perak dipersembahkan Lukas Oliver Lubis Sedlak pada nomor U18 Traditional MMA 65 kg Boys, dan perunggu diraih oleh Manayra Maritza Hersianti Siagian di nomor U18 Modern MMA 50 kg Girls.

ADVERTISEMENT

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) Tommy Paulus Hermawan bangga dengan hasil yang ditorehkan atlet-atletnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pemusatan latihan yang dilakukan federasi secara konsisten membuahkan hasil baik.

"Para atlet sudah berjuang dengan tampil prima di Tashkent. Kami melihat perkembangan yang sangat positif dari sisi performa, dan daya tahan mereka, serta teknik atlet-atlet Indonesia tampil semakin matang," kata Tommy dalam keterangan tertulisnya Rabu (27/5/2026).

"Khususnya dalam aspek grappling, transisi dari striking menjadi permainan grappling, serta kontrol waktu saat pertandingan. Mereka mampu beradaptasi dengan tempo dan karakter lawan-lawan dari berbagai negara negara Asia," ujarnya.

Tommy menjelaskan bahwa Kejuaraan Asia ini juga menjadi momentum penting bagi perjalanan MMA Indonesia karena berhasil meloloskan beberapa atlet MMA pada kualifikasi menuju Asian Games yang akan dipertandingkan pada tanggal 20-22 September 2026 Nagoya, Jepang, serta Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) di kota Riyadh, Saudi Arabia, November mendatang.

Berkat capaian tersebut, Tim Indonesia juga berhasil menempati peringkat ke-7 dengan Tim Saudi Arabia pada Championships yang diikuti dari 23 negara Asia, dan menempatkan Indonesia sebagai negara Asia Tenggara yang mampu masuk dalam 7 besar Asia.

Selain atlet peraih medali, atlet Indonesia lainnya juga menunjukkan performa kompetitif sepanjang kejuaraan. Gibran Alfarizi dkk juga menempati posisi kelima pada nomor Traditional MMA 65 kg Men bersama Yosua Pratama Purba, Firman Muharram Syach, dan Yusni Nurhayati Hutasoit yang terhenti di 5 besar turut menunjukkan perjuangan terbaik mereka di masing-masing kelas.

Meski begitu, Tommy mengatakan, hasil ini tetap akan dijadikan bahan evaluasi dan persiapan Timnas MMA Indonesia menuju multievent mendatang.

Prestasi di Tashkent juga menjadi catatan penting bagi perkembangan MMA Indonesia dan mempertegas komitmen PB Pertacami dalam menyiapkan atlet-atlet terbaik dari kelompok usia muda hingga senior untuk bersaing di level Asia dan dunia.




(mcy/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads