Rifat bersama navigatornya M. Herkusuma dari tim Gudang Garam saat ini masih memimpin klasemen kejurnas. Sementara adiknya, Rizal Sungkar, yang berpartner dengan Anthony Sarwono, dari team Pertamina Prima XP, memimpin di sprint rally. Keduanya telah siap bertarung di Sepaku, Penajam Paser Utara, bersama peserta lainya di leg pertama, Sabtu (17/11/2007).
Kedua Sungkar Bersaudara ini mengakui trek kali ini adalah yang terbaik. Namun baik Rifat maupun Rizal akan bermain aman lebih dulu. "Pada hari pertama main aman dulu, yang penting bisa masuk finis," ungkap Rizal saat akan melakukan ceremonial start di Balikpapan Sport & Convention Center, Jumat (16/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu juga Rifat yang saat ini memakai mobil Proton Pert. "Ya, untuk hari pertama yang penting kami bisa jalan, terus masuk finis dan bisa melanjutkan berlaga di hari kedua. Kita lihat di leg terakhir peluang kita. Tapi bukan berarti saya akan pelan," tegasnya.
"Trek ini adalah yang terbaik yang pernah saya ikuti di Indonesia. Saat ini saya memimpin dan berharap bisa menjadi juara," kata Rifat yang baru saja kembali dari Kejuaraan Asia Pasifik (APRC) di Cina minggu lalu.
Sementara pereli pertamina Bosowa Subhan Aksa juga siap memanfaatkan peluang yang ada untuk mengejar Sungkar Bersaudara. Subhan yang didampingi Hade Mboi saat ini berada di peringkat keempat di kejurnasdan di posisi ketiga pada nomor sprint rally.
"Untuk sprint, poin kami masih bisa kejar karena masih ada sisa reli di Bali dan kami tentu akan melakukan yang terbaik. Sedangkan untuk reli kita menjadi juara satu jika Rifat ketujuh dan Oos (Fauzi Aldjufrie) di posisi ketiga," ungkap Subhan yang akan menggeber mobil Mitsubishi Lancer Evolution VIII.
Meski demikian Subhan masih tetap perlu berhati-hati saat tampil di SS awal besok. "Jika di sana hujan, maka kita harus lihat saat SS siang hari, karena jika kering kita bisa push. Kalau hujan, kita sudah siap tapi harus tetap waspada," pungkasnya.
Ke-23 peserta reli akan mulai bertarung pada leg pertama, Sabtu (16/11/2007) di kawasan hutan tanaman industri milik PT ICTI Hutani Manunggal di Sepaku, Penajam Paser Utara. Mereka akan menyelesaikan 7 dari 12 SS yang dijadwalkan. (key/arp)











































