Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir PB Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) untuk menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Pelatih angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja mengatakan, TC di Tokyo sudah masuk dalam program yang disusun tim pelatih sejak jauh hari.
"Kami planning tanggal 16 September ada training camp di Tokyo. Itu sudah kami rancang sebelumnya. Kan kami mulai bertanding 23 September, jadi kami masuknya H-2 (wisma atlet)," kata Dirdja kepada pewarta saat ditemui di Pelatnas Mess Kwini, Jakarta.
Adaptasi Sebelum Bertanding
Training camp di negara tuan rumah menjadi salah satu strategi yang kerap dilakukan cabang olahraga Indonesia menjelang ajang multievent internasional.
Selain membantu atlet beradaptasi dengan cuaca, lingkungan, dan perbedaan waktu, TC juga dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan teknis sebelum memasuki arena pertandingan. Angkat besi menjadi salah satu cabang olahraga andalan Indonesia dalam perburuan medali emas di Asian Games 2026.
Pada Asian Games Hangzhou 2022, Indonesia membawa pulang satu medali emas dari Rahmat Erwin Abdullah yang saat itu tampil di kelas 73 kg putra.
Untuk Asian Games 2026, Rahmat kembali menjadi tumpuan Merah Putih. Berdasarkan hasil Seleksi Nasional (Seleknas) yang digelar pada 17 Juni lalu, ia diproyeksikan turun di kelas 75 kg.
"Hasil Seleknas kemarin sudah memberikan gambaran. Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75 kg. Intinya kami ingin Rahmat tampil maksimal. Kami akan mempersiapkan mereka sebaik mungkin agar dapat menunjukkan kemampuan terbaik saat bertanding," tegas Dirdja.
Angkat Besi Mulai Digelar 23 September
Cabang olahraga angkat besi di Asian Games 2026 akan berlangsung di Nagoya City Trade & Industry Center pada 23-29 September 2026.
Sebanyak 16 nomor akan dipertandingkan, masing-masing delapan kelas putra dan delapan kelas putri.
- Kelas Putra: 60 kg, 65 kg, 70 kg, 75 kg, 85 kg, 95 kg, 110 kg, dan +110 kg.
- Kelas Putri: 49 kg, 53 kg, 57 kg, 61 kg, 69 kg, 77 kg, 86 kg, +86 kg.
PB PABSI berharap persiapan yang matang, termasuk melalui training camp di Tokyo, dapat membantu para lifter Indonesia mempertahankan tradisi meraih medali emas di Asian Games. (mcy/krs)










































