Comeback luar biasa dilakukan Sean Gelael dan AF Corse 50 di 24 Hours of Spa. Sean dkk. finis kelima setelah start dari belakang.
Pada balapan GT World Challenge Europe (GTWCE) - Endurance Cup 2026 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Sabtu (27/6/2026) malam WIB, AF Corse 50 harus start dari posisi ke-28 karena pelanggaran di Hyperpole.
Trio Sean, Arthur Leclerc, dan Lilou Wadoux harus melewati 69 mobil di depannya. Sean turun sebagai starting driver dan mampu membawa mobil keluar dari kerumunan dengan selamat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden memang terjadi bukan selepas start, namun itu tetap ada tak lama setelahnya sehingga Safety Car (SC) mesti menetralisir lomba.
Tugas berikut adalah, menaikkan posisi lomba satu per satu dan bisa dilakukan dengan baik oleh Sean. Ketika dia menyerahkan kendali lomba ke Arthur, posisinya sudah di urutan belasan.
Akibat gelombang panas yang kini sedang melanda Eropa membuat suhu udara tertinggi adalah 42 derajat dan suhu di permukaan trek mencapai 62 derajat Celsius. Ini membuat para pebalap kesulitan untuk memperbaiki posisi.
Usaha lain adalah menghindari benturan dan penalti. Arthur sempat dihajar salah satu mobil Audi sehingga keluar trek dan mobil agak rusak, namun recovery yang dilakukannya sangat baik. Memang karena semua mobil berjenis GT3 dan berkemampuan sama, benturan antar-peserta adalah hal lumrah di ajang GTWCE ini.
Penalti juga adalah momok yang tak bisa dianggap remeh sepanjang balapan. Nyaris semua peserta terkena walau dengan porsi berbeda. Dan salah satu kunci kalau mau berhasil mendapatkan hasil baik adalah menghindari penalti besar.
Mereka hanya kena penalti 30 detik akibat melanggar track limit. Hukuman ini relatif kecil dibanding tim-tim lain yang bisa mencapai ratusan detik dan berulang, atau bertumpuk karena ditambah dengan penalti-penalti jenis lain.
Setelah semua musuh itu ditaklukkan, selebihnya adalah menjaga posisi lomba. Cara AF Corse 50 adalah, Sean dari P28 menaikkan posisi lomba hingga menjadi di posisi belasan, Arthur ke Top 10, lalu Lilou mengamankan posisi tersebut, sebelum Arthur menutup race di P5.
"Ini benar-benar kerja keras untuk dapatkan P5. Start dari belakang, sempat naik tapi lalu turun lagi, mobil kena hajar dan rusak, panas luar biasa, tapi kami tetap bertarung sengit. Saya sangat bangga dengan tim AF Corse 50 dan rekan-rekan berkaliber bintang pada Arthur dan Lilou. Terima kasih semua," ujar Sean dalam rilis kepada detikSport.
Tim Lionspeed GP 80 yang mengendarai Porsche menjadi pemenang, di mana AF Corse 51 yang lama memimpin balapan mesti puas finis di P3 akibat ban pecah dan insiden lain yang mereka alami.
Race berikut GTWCE - Endurance Cup adalah di Nurburgring, Jerman, akhir Agustus 2026.
Baca juga: GTWCE 2026: Sean Balapan 24 Jam Lagi |











































