AXCR: Belum Balapan, Tim Indonesia Sudah Temui 'Rintangan'

AXCR: Belum Balapan, Tim Indonesia Sudah Temui 'Rintangan'

Mohammad Resha Pratama - Sport
Kamis, 30 Jul 2026 09:15 WIB
Indonesia Cross Country Rally Team.
Indonesia Cross Country Rally Team sudah mengirimkan logistik ke Thailand untuk ajang AXCR 2026. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Indonesia Cross Country Rally Team sudah mengirimkan mobil dan perlengkapan tempur lainnya ke Thailand. Namun, sempat ada kendala dalam prosesnya, kenapa?

Di balik perjuangan atlet Indonesia menuju ajang internasional, ada banyak pihak yang bekerja tanpa sorotan. Salah satunya adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berperan besar memastikan logistik Indonesia Cross Country Rally Team dapat berangkat tepat waktu menuju Thailand untuk mengikuti 31st Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026 bulan depan.

Awalnya, pengiriman kendaraan tim telah dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 26 Juli Jadwal pemeriksaan logistik oleh Bea Cukai harusnya dilakukan sejak awal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, akibat keterlambatan jadwal kapal yang terjadi di berbagai negara, keberangkatan terus mengalami perubahan. Awalnya bergeser ke 28 Juli, kemudian mundur lagi menjadi 31 Juli, hingga akhirnya berubah kembali menjadi 2 Agustus.

Apabila mengikuti jadwal terakhir tersebut, kendaraan memang tetap dapat tiba di Thailand. Namun, waktu yang tersedia akan sangat sempit untuk proses customs clearance, pengeluaran kontainer, persiapan teknis kendaraan, hingga scrutineering sebelum perlombaan dimulai pada 9 Agustus.

ADVERTISEMENT

Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian itu, forwarder yang menangani tim Indonesia (Bee Logistic) akhirnya mencari alternatif dengan melakukan pemesanan di shipping line lain. Kesempatan pun datang ketika diperoleh jadwal kapal yang berangkat pada 31 Juli, dengan estimasi tiba di Thailand pada 5 Agustus.

Tantangan baru justru muncul setelah mendapatkan kapal. Sebab, persetujuan pemesanan kapal baru diterima sekitar pukul 12.00 WIB, sementara batas akhir (closing) penerimaan kontainer di pelabuhan adalah 30 Juli pukul 08.00 WIB.

Artinya, seluruh proses pemeriksaan fisik kendaraan, verifikasi barang, administrasi ekspor sementara menggunakan ATA Carnet, perekaman hasil pemeriksaan hingga penerbitan persetujuan ekspor harus diselesaikan hanya dalam hitungan jam.

Menyadari kondisi tersebut, jajaran Bea Cukai, khususnya Bidang Fasilitas dan Bidang PPC III KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok, termasuk Cahyo Baskoro Indra Maulana dan Akbar Nugraha beserta tim Seksi PC I, bergerak cepat memberikan pelayanan sesuai prosedur.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap seluruh logistik tim, meliputi dua mobil reli lengkap dengan suku cadang dan ban cadangan, lima sepeda motor reli beserta perlengkapannya yang dikirim menggunakan satu kontainer 40 feet dan satu kontainer 20 feet.

Tidak hanya pemeriksaan fisik, proses berlanjut dengan perekaman hasil pemeriksaan ke dalam sistem hingga penerbitan persetujuan ekspor, sehingga kontainer dapat segera masuk ke kawasan pelabuhan sebelum batas waktu penutupan.

Perally AXCR Memen Harianto, yang hadir langsung bersama Eggy Gema Suria, Mufti, Sandi, Mario Iroth, dan para pebalap lainnya, mengaku sempat khawatir kendaraan mereka tidak dapat terkirim tepat waktu.

"Jujur, kami berada dalam kondisi yang sangat tegang. Kalau hari ini prosesnya tidak selesai, besar kemungkinan mobil dan motor kami tidak akan tiba di Thailand sesuai jadwal. Dampaknya bukan hanya soal logistik, tetapi juga mengganggu seluruh persiapan kami menjelang AXCR. Alhamdulillah, Bea Cukai bergerak sangat cepat dan membantu kami dari awal hingga seluruh dokumen selesai," papar Memen dalam rilis kepada detikSport.

Indonesia Cross Country Rally Team.Mobil milik Indonesia Cross Country Rally Team sedang dimasukkan ke kontainer untuk dikirim ke Thailand. (Foto: Istimewa)

Sekitar pukul 21.00 WIB, seluruh proses akhirnya selesai. Dokumen ekspor dirilis dan kedua kontainer yang membawa kendaraan serta perlengkapan reli dapat bergerak menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk dimuat ke kapal yang dijadwalkan berangkat pada 31 Juli 2026.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Muchtian Purwoko, Bapak Budi Satria, dan seluruh jajaran Bea Cukai. Mereka memahami bahwa kami membawa nama Indonesia di ajang internasional. Yang paling kami apresiasi, seluruh proses dipercepat tanpa mengabaikan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pelayanannya profesional, komunikatif, dan benar-benar memberikan rasa tenang bagi kami," sambung Memen.

Bagi Indonesia Cross Country Rally Team, keberhasilan pengiriman logistik ini bukan hanya kemenangan administratif, tetapi juga bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan insan olahraga mampu menjadi kekuatan besar dalam mendukung atlet Indonesia di panggung dunia.

"Hari ini kami benar-benar merasakan bahwa negara hadir melalui pelayanan Bea Cukai. Dukungan seperti inilah yang memberi semangat kepada kami untuk berjuang sebaik mungkin di Thailand. Mudah-mudahan kepercayaan dan bantuan yang diberikan dapat kami balas dengan prestasi, sehingga Merah Putih bisa kembali berkibar di Asia Cross Country Rally 2026."



(mrp/adp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads