Pejuang Olahraga Tradisional Daerah Layak Bersinar, Usul di Sini!

DPD RI Awards 2026

Pejuang Olahraga Tradisional Daerah Layak Bersinar, Usul di Sini!

Nada Herwando Kartika - Sport
Senin, 17 Agu 2026 19:30 WIB
Pencak Silat
Foto: Dikhy Sasra/detikcom
Jakarta -

Bagi kamu yang mengenal sosok yang berjuang melestarikan olahraga tradisional dan budaya daerah, ajukan sekarang di DPD RI Awards 2026 melalui awards.dpd.go.id/nominasi. Pendaftaran dibuka hingga 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Di balik seni bela diri dan olahraga tradisional yang terus bertahan di tengah perubahan zaman, ada sosok-sosok yang tak kenal lelah menjaga warisan daerah. Mereka tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga merawat nilai, tradisi, dan identitas yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Salah satunya pencak silat. Seni bela diri asal Indonesia tersebut telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Bogota, Kolombia, pada 9-14 Desember 2019.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, upaya menjaga seni bela diri tradisional tidak berhenti pada pencak silat. Berbagai olahraga tradisional dan budaya daerah juga membutuhkan sosok yang konsisten merawat sekaligus mengenalkannya kepada generasi berikutnya.

Para penggerak di balik pelestarian tersebut dapat diusulkan dalam DPD RI Awards 2026. Tahun ini, terdapat empat kategori penghargaan yang dapat menjadi ruang apresiasi bagi sosok-sosok inspiratif dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

1. Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah

Kategori pertama ditujukan bagi individu yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.

"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," tulis DPD RI.

Sosok yang selama ini bergerak memberikan pendidikan kepada masyarakat, termasuk melalui pendekatan dan metode pembelajaran yang inovatif, dapat diusulkan dalam kategori ini.

2. Inovator Teknologi Kesehatan

Kategori kedua diberikan kepada individu, profesional, atau akademisi yang menghadirkan inovasi di bidang teknologi kesehatan.

"Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas DPD.

Kategori ini menjadi bentuk apresiasi bagi sosok yang menghadirkan solusi di bidang kesehatan melalui inovasi dan pengembangan teknologi.

3. Penggerak Desa Mandiri Pangan

Berikutnya ada kategori Penggerak Desa Mandiri Pangan yang ditujukan bagi sosok yang mendorong kemandirian pangan di tingkat desa.

"Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan," katanya.

Upaya membangun desa yang mampu mengelola dan mengembangkan potensi pangan lokal menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian masyarakat di daerah.

4. Pelestari Budaya Daerah

Kategori keempat menjadi salah satu yang relevan bagi para pejuang seni bela diri dan olahraga tradisional daerah. Pelestari Budaya Daerah diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam mengembangkan dan melestarikan budaya daerah.

"Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," jelasnya.

Karena itu, sosok yang selama ini konsisten menjaga seni bela diri, olahraga tradisional, kesenian, maupun tradisi khas daerah dapat menjadi bagian dari apresiasi tersebut.

Selain empat kategori tersebut, DPD RI juga menghadirkan Special Recognition Awards. Penghargaan khusus ini ditujukan bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerah.

Angkat Kiprah Tokoh Daerah ke Nasional

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengatakan DPD Awards menjadi ruang penghormatan bagi figur inspiratif dari berbagai daerah yang selama ini bekerja dan memberikan kontribusi nyata tanpa banyak mendapat sorotan di tingkat nasional.

"Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar," kata Sultan dalam DPD Awards tahun 2025 lalu.

Penghargaan tersebut sekaligus mencerminkan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan DPD RI di tingkat pusat. Anggota DPD RI merupakan representasi kepentingan daerah yang membawa suara rakyat agar dapat hadir dalam kebijakan nasional.

Sultan menilai masih banyak tokoh masyarakat yang menjadi penggerak perubahan dan kemajuan daerah di berbagai sektor strategis, tetapi belum memperoleh apresiasi yang memadai.

Kontribusi para kandidat dan finalis DPD Awards mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, sosial, kesehatan, pariwisata, ekonomi kreatif, kebudayaan, hingga pelestarian lingkungan.

Melalui DPD RI Awards 2026, sosok-sosok tersebut diharapkan mendapatkan apresiasi sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat dan daerah lainnya.

Kenal pejuang olahraga tradisional, pelestari budaya, atau sosok inspiratif lain yang terus berkontribusi untuk daerah? Jangan lewatkan kesempatan untuk mengusulkannya di DPD RI Awards 2026 melalui awards.dpd.go.id/nominasi. Pendaftaran dibuka hingga 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

(akd/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads