Subhan yang bernaung di Pertamina Bosowa Rally Team ini baru saja kembali dari keikutsertaan di Reli Inggris yang merupakan rangkaian reli yang diikutinya di tahun 2007. Menambah jam terbang dan memperbaiki ketinggalannya merupakan harapan yang diusungnya saat berangkat ke Wales.
Pereli yang akrab disapa Ubang ini mengakui medan di Reli Inggris ini memang cukup berat sehingga dia terhenti di hari ketiga. Meski demikian banyak pengalaman yang diambil olehnya selama tampil di kelas PWRC (grup N) di seri terakhir WRC tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkembangan yang cukup baik ditunjukkan Ubang selama keikutsertaannya dalam beberapa reli selama tahun ini juga diamini oleh Mago Sarwono, Direktur Team FBRT Management. Ini akan menjadi modal yang besar untuk rencana tim mengikuti seri P-WRC secara keseluruhan di tahun depan.
"Dari hasil yang cukup positif ini akan dapat memberikan input yang bagus untuk rencana kami tahun depan, yaitu mengikuti seri P-WRC secara keseluruhan. Dari awal tahun memang rencana tim dengan mengikuti beberapa seri WRC adalah untuk menambah pengalaman dan jam terbang," ujar Mago.
Kini Subhan yang memenangi seri terakhir reli nasional di Penajam, Balikpapan, mengincar gelar sebelum menutup tahun 2007 ini. Ia bersama navigatornya, Hade Mboi mempersiapkan diri untuk dapat merebut juara nasional sprint rally, yang akan berlangsung di Pecatu, Bali (15/12/2007).
Subhan berpeluang besar meraih gelar ini. Saat ini ia memimpin klasemen dengan meraih 40 poin disusul Bob Irawan (34), Rizal Sungkar (31), Ijeck (26), Ricardo Gelael (20), Rifat Sungkar (17), Arief Indiarto/Sean Gelael (16), Fauzy Aldjufie (15), James Rivai (13) dan Akbar Hadianto (13).
"Target saya adalah harus dapat finis di depan Bob sama Rizal yang juga berpeluang menjadi juara nasional. Kita sudah mempersiapkan kamera saat race guna menghapal trek, serta kita juga menyiapkan sistem pacenote baru," ungkapnya. (key/din)











































