Usai Dilantik KONI, Ini Rencana Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia!

Usai Dilantik KONI, Ini Rencana Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia!

Randy Prasatya - Sport
Rabu, 16 Sep 2026 22:15 WIB
Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) periode 20262030 di bawah kepemimpinan Ngatino resmi dilantik di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Momen pelantikan Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia. (Foto: dok. PP KBI)
Jakarta -

Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) periode 2026-2030 di bawah kepemimpinan Ngatino resmi dilantik di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum baru bagi kickboxing Indonesia.

PP KBI menargetkan terbentuknya ekosistem pembinaan yang terintegrasi antara atlet amatir dan profesional untuk meningkatkan prestasi Merah Putih di kancah internasional. Ngatino yang kembali dipercaya memimpin KBI untuk periode ketiga menyebut amanah tersebut sebagai dorongan untuk melakukan evaluasi dan pembenahan organisasi.

"Kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk kembali memimpin Kickboxing Indonesia untuk periode ketiga merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang sangat besar. Apa yang telah kita lalui selama ini harus menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan dan pembenahan ke depan," ujar Ngatino dalam keterangan persnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai langkah awal, PP KBI akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada awal November 2026 sebagai pengganti PON Bela Diri di Solo yang ditunda. Dalam ajang tersebut, KBI juga menyiapkan Gala Night untuk menyaring 10 atlet terbaik.

Sepuluh atlet terpilih akan diarahkan ke jalur profesional. KBI juga berencana kembali menjaring 10 atlet pada 2027 untuk melengkapi pembinaan bersama atlet hasil seleksi 2026.

ADVERTISEMENT

"Harus ada ekosistem dalam pembinaan antara amatir dan pro harus seiring. Kita sudah siapkan nanti 10 besar amatir hasil kejurnas itu langsung menjadi pro. Ke depannya 2027 kita sudah siapkan untuk pro. Dan kemudian 2027 juga memulai lagi untuk mencari 10 lagi untuk bersama-sama dengan 10 yang ada di 2026 itu untuk kita siapkan menjadi atlet profesional," Ngatino menjelaskan.

Selain pembinaan prestasi, KBI mengembangkan KBI Pro sebagai wadah pertandingan profesional sekaligus membuka peluang bagi atlet mendapatkan penghasilan dari prestasi mereka. KBI juga tengah menyiapkan kerja sama dengan platform streaming Vidio untuk memperluas jangkauan pertandingan hingga mancanegara dan menarik sponsor.

Rencana tersebut mendapat dukungan KONI Pusat. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, meminta KBI melakukan evaluasi terhadap program sebelumnya dan memastikan pembinaan atlet berjalan secara bertahap dari level amatir menuju profesional.

"Persiapkan atlet-atlet yang masuk ke profesional itu adalah juara-juara di amatir. Sehingga mereka yang sudah jam terbangnya tinggi di kompetisi amatir bisa masuk ke profesional," kata Marciano.

Marciano juga mengapresiasi kiprah kickboxing yang telah berkontribusi dalam perolehan medali Indonesia di SEA Games serta mencatatkan hasil positif pada kejuaraan di Tashkent.

Sementara itu, Sekjen KONI Pusat TB Ade Lukman optimistis KBI dapat menjadi salah satu penyumbang medali emas Indonesia di ajang internasional. Menurutnya, cabang olahraga bela diri selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam perolehan medali Indonesia pada multi-event seperti SEA Games.

"Kita yakin di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pak Ngatino beserta jajaran juga akan menjadi bagian daripada kontributor medali-medali emas di event-event internasional," pungkasnya.



(ran/nds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads