KONI Pusat Buka Kejurnas Berkuda Memanah III 2026 Road to PON

KONI Pusat Buka Kejurnas Berkuda Memanah III 2026 Road to PON

Randy Prasatya - Sport
Sabtu, 19 Sep 2026 23:45 WIB
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah III Tahun 2026 Road to PON di Cakrawala Nuansa Nirwana (CNN), Bogor, Sabtu (19/9/2026).
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah III Tahun 2026. (Road to PONFoto: dok. KONI)
Jakarta -

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah III Tahun 2026 Road to PON di Cakrawala Nuansa Nirwana (CNN), Bogor, Sabtu (19/9/2026).

Kejurnas yang berlangsung pada 17-20 September 2026 tersebut diikuti 98 atlet dari 13 kontingen provinsi. Para peserta bersaing dalam 14 nomor pertandingan.

Dalam sambutannya, Marciano mengapresiasi PP FN Pordasi Berkuda Memanah atau Indonesia Horseback Archery Federation (IHAF) di bawah kepemimpinan Triwatty Marciano beserta jajaran dan pengurus provinsi yang telah mempersiapkan kejuaraan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marciano menegaskan bahwa Kejurnas merupakan agenda wajib bagi seluruh anggota KONI Pusat yang digelar setiap tahun. Menurutnya, ajang tersebut menjadi sarana untuk mengevaluasi proses pembinaan olahraga prestasi di masing-masing daerah.

"Agenda pembinaan olahraga prestasi ini (Kejurnas) sebagai bahan evaluasi bagaimana proses pembinaan yang dilakukan oleh daerah," kata Marciano dalam keterangan persnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga melihat potensi besar dari para peserta karena mayoritas atlet yang tampil masih berusia muda. Marciano berharap para atlet tersebut dapat berkembang hingga mampu membawa nama Indonesia di ajang internasional.

"Saya lihat rata-rata atlet yang bertanding pada Kejurnas Berkuda Memanah III ini adalah atlet-atlet usia dini. Saya berharap ke depan dapat mewakili Indonesia pada kejuaraan internasional dan mempersembahkan juara," ujarnya.

Marciano menambahkan, prestasi olahraga membutuhkan proses panjang dan tidak dapat diraih secara instan. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara berjenjang dan diikuti kompetisi yang berkesinambungan.

"Prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan, melainkan harus didukung dengan pembinaan serta kompetisi yang dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan," jelasnya.

Kepada Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah, baik di tingkat nasional maupun provinsi, Marciano juga mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi, manajemen penyelenggaraan pertandingan, serta kualitas juri.

"Tata kelola organisasi, manajemen pelaksanaan event di seluruh Indonesia, memperhatikan kualitas juri dan memantau secara ketat prestasi yang diraih para atletnya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Marciano turut menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama CNN, Ervi, yang telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kejurnas. Ia berharap ajang tersebut dapat semakin memperkenalkan olahraga berkuda memanah kepada masyarakat.

Setelah menyaksikan pertandingan Tower 90 Senior Putra dan Putri, Marciano kemudian menyerahkan medali kepada para juara nomor Tower 90 Putra. Nomor Tower 90 tersebut menjadi salah satu nomor yang akan dipertandingkan pada PON XXII/2028 NTT-NTB.



(ran/mrp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads