Berdasarkan pantauan detiksport di Sentul, Rabu (30/1/2008), kargo yang berisi mobil yang belum dirakit itu diletakkan di paddock sirkuit. Terlihat segel dari pihak Bea dan Cukai yang belum dibuka.
Namun menurut Tinton Soeprapto, pengelola Sirkuit Sentul, ke-26 mobil yang akan dipakai para pembalap GP2 yang datang pada Selasa (29/1) malam ini belum bisa dirakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil-mobil Speedcar direncanakan akan datang pada 2 Februari depan. Setelah itu, akan ada satu unit mobil display yang akan dipamerkan ke publik di Jakarta.
Kemudian pada 9 Februari, direncanakan akan ada demo dengan sebuah mobil tandem berspesifikasi balap di kawasan Kelapa Gading, Jakarta.
"Nanti masyarakat umum boleh menjajal mobil tandem itu. Kita akan kutip biaya Rp 50 juta untuk setiap orang yang ingin menaikinya. Silakan rasakan sensasi naik mobil yang berkecepatan hingga 300 kilometer per jam," tantang Tinton.
Lancarnya pengangkutan mobil-mobil tersebut diakui Tinton berkat kerjasama yang baik dan bantuan dari sejumlah pihak.
"Saya berterimakasih sekali kepada pihak Bea dan Cukai, Imigrasi dan PT Angkasa Pura II. Berkat mereka, barang-barang itu bisa langsung keluar sesaat setelah pesawat kargo datang di Bandara Soekarno Hatta," tutup Tinton.
Foto: Peti-peti kargo yang berisi mobil-mobil GP2 diparkir di paddock Sirkuit Sentul (detiksport/Arya Perdhana)
(Tiket bisa pesan di sini)
(arp/key)











































