Sentul Siap Helat Speedcar dan GP2

Sentul Siap Helat Speedcar dan GP2

- Sport
Rabu, 30 Jan 2008 18:43 WIB
Sentul Siap Helat Speedcar dan GP2
Bogor - Sirkuit Sentul menyatakan diri siap menggelar ajang Speedcar dan GP2, 16-17 Februari 2008 mendatang. Tinton Soeprapto selaku pengelola Sentul mengaku sirkuitnya sudah berbenah.

Pernyataan kesiapan ini diungkapkan oleh Tinton dalam jumpa pers di Sirkuit Sentul, Citeureup, Jawa Barat, Rabu (30/1/2008).

"Sirkuit Sentul sudah diinspeksi oleh FIA. Sentul sudah lulus standar grade 2 seperti yang disyaratkan FIA. Soal keamanan trek bahkan sudah dicek oleh race director Charlie Whitting. Kami siap menggelar dua ajang dunia ini," ucap Tinton penuh keyakinan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, Tinton juga meminta dukungan dari seluruh pihak yang hadir seperti sponsor, perwakilan pabrikan mobil, Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan masyarakat sekitar.

"Makanya saya mengundang Kapolres Bogor, Danrem Bogor, Camat dan Lurah dan meminta dengan sangat agar turut menyukseskan ajang kelas dunia ini," imbuh Direktur Utama PT Sarana Sirkuitindo Utama itu.

Sejalan dengan program Visit Indonesia Year 2008, Tinton mengharapkan adanya ajang yang diikuti oleh 26 pembalap GP2 dan 24 pembalap Speedcar itu bisa turut meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia.

"Dari para peserta saja, setidaknya akan ada 1.000 orang yang datang. Mereka nanti akan jadi duta dan juru bicara bagi Indonesia ke luar negeri. Mereka akan mengabarkan keindahan dan keramahan Indonesia," lanjut Tinton.

Namun meski dimaksudkan sebagai penyokong Visit Indonesia Year 2008, Tinton mengaku ajang yang didatangkan dengan biaya US$ 2,5 juta ini belum mendapat bantuan apapun dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.

"Saya cuma ingin Menbudpar juga ikut memberi perhatian bagi hajatan ini, karena efeknya juga akan terasa bagi pariwisata Indonesia dan juga warga sekitar Sentul sendiri," harap ayah dari Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto tersebut.

Kembali ke soal balapannya, Tinton mengungkapkan bahwa seri Speedcar Indonesia akan jadi awal perhitungan poin meski sebenarnya merupakan seri kedua.

"Di seri pertama di Dubai (UEA), jumlah tim yang start hanya 12 mobil, dari seharusnya 26 mobil, sehingga hasilnya tidak dimasukkan dalam perhitungan poin," ungkap Tinton kemudian.

Tinton sendiri memberi target yang cukup tinggi kepada tim Indonesia yang akan diwakili oleh anaknya sendiri, Ananda. "Setidaknya bisa finis di podium, lah," pungkas dia.


(Pesan tiket di sini)

(arp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads