Nanda βsapaan Ananda-- selama ini banyak berkutat di arena mobil open-wheeler, baik di Asia maupun Eropa. Sementara, mengemudikan mobil Speedcar adalah sesuatu yang baru baginya.
"Mobil Speedcar beda sekali dengan open wheeler. Terus terang, ini pengalaman baru buat saya. Karakter mobil Speedcar itu lebih kasar, mengendalikannya berat," ujar Nanda di hadapan para wartawan di Sirkuit Sentul, Bogor, Selasa (5/2/2008).
Meski harus bertarung melawan nama-nama besar pembalap dunia, beberapa di antaranya adalah mantan pembalap F1, Nanda mengaku tidak gentar.
"Saya sangat optimistis dengan peluang saya untuk bisa bersaing dengan (Jean) Alesi atau (Gianni) Morbidelli," imbuh pemuda kelahiran 27 tahun lalu itu.
Nanda memancang target lumayan tinggi di balap Speedcar ini. "Saya ingin finis podium! Motivasi saya tinggi, apalagi dengan prize money-nya." jawabnya diiringi derai tawa.
"Menegpora menargetkan saya masuk lima besar. Tapi saya ingin podium. Kalau asal finis saja, mending tidak usah balapan," pungkas Nanda, kali ini dengan nada serius.
(arp/din)











































