Rely Swedia di mulai Kamis (7/2/2008) malam, langsung menjalani 1 SS, yaitu Super Special Stage sepanjang 1.8 KM. Sementara di SS Kedua, Stensjon, sepanjang 15,5 km, Subhan diinstruksikan untuk lebih berhati-hati mengingat kondisi es yang mencair akibat temperatur di atas 0 derajat.
Pada hari kedua Jumat waktu setempat mereka menjalani sebanyak 7 SS, yang berada di daerah dekat Sunne, Swedia. Meski demikian Subhan mampu mengawalinya dengan baik pada hari pertama dengan menempati urutan ke-35 overall atau peringkat ke-15 P-WRC, yang diikuti 30 peserta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendala yang sangat berat dihadapi oleh pereli kita ini terjadi dihampir semua SS, yaitu dikarenakan peserta yang start didepannya, yaitu peserta no 34, berjalan sangat lambat sehingga hampir disetiap SS, tim Indonesia Rally Team terhalang dengan peserta tersebut.
βKarena kita start rada di belakang jadi jalanannya sudah sangat hancur, susah untuk bisa maksimal dan lagi pula tak ada es jalanannya. Jadi rasanya sangat aneh pake ban profil salju tapi jalannya di gravel, mudah mudahan besok jalanya lebih banyak esnya," kata Subhan.
Sedangkan pada tiga SS berikutnya, Subhan finis di posisi ke-20, ke-18, dan ke-16 P-WRC. Pada akhir SS 4, pereli berusia 21 tahun ini dengan mobil Mitsubishi Evo 8b dengan mencatat total waktu tempuh yaitu 38 menit 0,5 detik.
Sementara di kelas WRC, pereli Jari-Matti Latvala berhasil memimpin 48.2 detik di hari pertama setelah menyelesaikan enam SS. Sementara juara dunia Sebastien Loeb tidak dapat menyelesaikan lomba setelah mobil Citroennya terguling karena menabrak salju di SS 4.
(key/key)











































