Untuk Olimpiade 2008 yang akan digelar di Kota Beijing, Agustus mendatang, pihak panitia menyiapkan tujuh juta tiket untuk semua event olahraga, termasuk upacara pembukaan dan penutupan.
Namun karena banyaknya peminat, jumlah tersebut dijatah untuk seluruh negara di dunia. Dari jumlah tujuh juta tersebut sebanyak 75% tiket dialokasikan pada publik tuan rumah. Dengan kata lain, seluruh negara di dunia cuma kedapatan 25% atau sekitar 1.750.000 lembar tiket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia sendiri hanya mendapat jatah 1889 tiket, dan akibat pembatasan inilah pemesanan tiket tersebut menjadi terkesan eksklusif. Terlebih tiket untuk acara pembukaan dan penutupan masing-masing hanya dijatah 10 lembar.
Buat yang tertarik, penjualan tiket ini juga dilakukan dalam sistem paket. Untuk upacara pembukaan harga yang dipatok adalah US$ 8.888 (sekitar Rp 81,6 juta ) termasuk akomodasi selama lima hari empat malam. Sedangkan untuk ceremony penutupan dikenakan biaya US$ 7.688 ( Rp 70.6 juta) plus paket liburan di Beijing selama enam hari lima malam.
Proses untuk mendapatkan tiket yang berbentuk kartu identitas diri inipun terbilang rumit. Karena untuk mendapatkanmya calon pembeli harus mendaftar lebih dulu dan mengisi formulir serta menyertakan foto. Prosesnya tak selesai sampai disitu karena siapa yang berhak mendapatkan tiket baru akan diketahui melalui pengundian pada tanggal 15 Maret 2008.
"Ini untuk menghindari proses percaloan tiket," ungkap Sudjadi selaku Marketing Direktur Tiket Station yang memegang lisensi penjualan tiket Olimpiade 2008 untuk area Indonesia dalam konferensi pers di gedung KONI, Selasa (19/2/2008).
Sementara untuk keperluan peliputan bagi wartawan, penyelanggara menyediakan 15 tiket resmi. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan Olimpiade Sydney dan Athena yang berjumlah 7 dan 10 tiket.
Harga tiketnya sendiri bervariasi dengan yang termurah senilai US$ 3.000 (Rp27,5 juta), hingga yang paling mahal senilai US$ 8.888. Semua harga tersebut dikemas dalam bentu paket akomodasi.
"Ini untuk mempermudah penonton yang datang karena gelaran Olimpiade Beijing 2008 membuat akomadasi di China sudah di-booking sejak dua tahun lalu," tambah Sudjadi. (din/din)











































