Kepastian hadirnya Superbike ke Indonesia diungkapkan oleh Tinton selaku Direktur Utama PT Sarana Sirkuitindo Utama, pengelola sirkuit yang terletak di Bogor ini.
Tinton mengutarakan perkembangan kesiapan Sentul. "Sirkuit Sentul sudah diinspeksi oleh komisi safety Superbike. Hasilnya, mereka meminta Sentul diaspal ulang. Saya berterimakasih sekali kepada komisi safety itu," ujar Tinton saat dihubungi detiksport, Rabu (27/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi saya bukan juragan. Untuk perbaikan Sentul kami butuh bantuan juga dari pihak-pihak lain," tukas Tinton.
Tinton memang meminta para pihak yang terkait dengan penyelenggaraan Superbike untuk membantunya. Ayah Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto itu mengaku takkan bisa menggelar Superbike bila tidak ada yang mendukungnya.
"Sponsor dan Pemerintah sudah sangat baik sama saya. Tapi kami membutuhkan kemasan yang bagus. Kalau kemasannya bagus, sponsor akan datang. Kalau tidak, mereka akan mencari tempat lain," lanjutnya.
Selain dukungan Pemerintah dan sponsor, Tinton juga menekankan pentingnya local hero agar balapan Superbike nanti menarik disaksikan.
"Itu coba pabrikan sama asembling motor mendukung pembalap lokal buat masuk kelas Supersport. Kalau ada pembalap lokal, balapan kan ramai, semua tepuk tangan. Semua pihak senang, semua untung kan?" tuntas Tinton.
(arp/krs)











































