Sebelum Jakarta Elektrik menyudahi perlawanan Bogor Prayoga dengan skor telak 3-0, pertandingan sempat berjalan dengan tegang pada set ketiga dalam skor-skor akhir, karena angka yang diraih oleh kedua tim sedang berkejaran.
Namun Jakarta Elektrik yang di motori oleh Nurjanah (pemain senior) mampu mengendalikan situasi dan menunjukkan kelasnya untuk menyudahi permainan dengan skor 22-25, 17-25, 25-27.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKami terlalu santai menanggapi pertandingan ini, jadi keteteran. Pemain asing juga kurang bermain bagus, dan libero kita juga baru,β ujar pemain bernomor punggung dua tersebut.
Nada ketidakpuasan juga diungkapkan pelatih Jakarta Elektrik Viktor Raiyan. Ia menganggap bahwa timnya harus bisa bermain lebih baik lagi. βKurang (puas). Karena mereka pemain muda, jadi nothing to lose. Sebenarnya faktor senior lebih dominan dalam pertandingan ini. Dan kalau sudah begini, mental sangat menentukan,β ujarnya
Meski menerima kekalahan ini, Manajer Bogor Prayoga Nana Mulyana memuji penampilan timnya. Ia mengaku bangga atas permainan yang telah ditunjukkan oleh pemain yang masih sangat belia tersebut.
βSaya bangga akan penampilan anak-anak kami. Sudah lihat kan permainan mereka? Jadi walau kalah, saya tetap bangga. Mungkin dewi fortuna belum berpihak pada kami,β pungkasnya.
(krs/arp)











































