Bertanding di GOR Ken Arok, Malang, Jumat (4/4/2008), Sananta tampil tidak seperti biasanya. Pola serangan yang diperagakan tim asuhan Benny Martarius itu mudah dibaca oleh Yuso Tomkins, yang akhirnya menang 27-29 25-19 25-21 25-16.
"Kami berhasil membaca pola permainan Sananta sehingga kami dapat mematahkan serangan mereka," ungkap pelatih Yuso Tomkins Putut Marhaento dalam rilis yang diterima detiksport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau demikian, Sananta masih memuncaki klasemen tim putra dengan mengoleksi 12 angka dari tujuh laga yang sudah dilakoni. Sementara Yuso Tomkins mengisi tempat kedua dengan sembilan angka dari lima kali bertanding.
Di nomor putri, Electric PLN Jakarta sukses menundukkan rival terberat mereka BNI Taplus Jakarta 25-21 25-18 25-19.
Kemenangan tersebut memperbesar peluang Electric PLN Jakarta melenggang ke final four, mengingat tim besutan Viktor Laiyan itu kini menempati puncak klasemen putri dengan 13 angka dari tujuh kali bertanding, unggul satu poin dari BNI Taplus yang sudah tampil delapan kali.
(ian/ian)











































