Setelah sebulan istirahat, Subhan mulai bersiap diri menghadapi seri selanjutnya di Yunani pada akhir bulan ini. Namun persiapan pun sudah mulai dilakukan pereli berusia 22 tahun jauh-jauh hari.
Di akhir pekan kemarin Subhan bersama navigatornya Hade Mboi mengikuti Kerjunas Sprint Rally di sirkuit Cemara Abadi, Medan. Mereka berhasil menempati peringkat kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah break satu bulan, sprint rally ini buat pemanasan bagi kami untuk menghadapi Reli Acropolis. Namun kami tak bisa memakai mobil stir kiri karena tertahan di tanjung priok," kata Subhan kepada detiksport.
Subhan memang baru pertama kali mengikuti Reli Acropolis. Meski demikian, ia mengaku sudah mendapatkan informasi mengenai gambaran umum medan dan trek yang akan dihadapinya nanti.
"Medan di sana mirip Makassar dengan batu batu yang besar di jalur dan juga cuaca yang cukup panas. Kita banyak masukan dari Juho Haninnen (teman setim Subhan)," ungkapnya.
Subhan pun mengakui bahwa persaingan di Yunani tidak akan mudah karena ini merupakan reli populer. Namun dia berharap besar bisa masuk 15 besar saat tampil di kelas Production Car World Rally Championship (PWRC).
"Yunani adalah event paling populer dan paling ramai dan mungkin akan diikuti oleh 30 peserta. Mudah-mudahan kita bisa beradaptasi dengan baik dan bisa masuk 15 besar lagi," harapnya.
(key/a2s)











































