As Roda Patah, Subhan Terhenti

Reli Yunani

As Roda Patah, Subhan Terhenti

- Sport
Senin, 02 Jun 2008 02:10 WIB
As Roda Patah, Subhan Terhenti
Acropolis - Bukan hanya skill yang dibutuhkan di Reli Acropolis ini. Keberuntungan juga sangat diperlukan bagi pereli. Hal itu yang dirasakan Subhan Aksa setelah gagal finis karena mobil rusak.

Performa Indonesia Rally Team (IRT) di hari pertama masih cukup menjanjikan setelah berada di posisi ke-16 Production-Car World Rally Championship (PWRC). Di hari kedua pun setelah menempuh 3 SS, Subhan yang didampingi navigatornya Hade Mboi sempat naik ke posisi ke-14.

Meski demikian, perjuangan Subhan di reli Yunani ini hanya sampai SS 11. Saya harus menerima kenyataan ini, lintasan yang kasar, berbatu dan berdebu membuat kendaraan khususnya bagian suspensi dan kaki-kakinya banyak yang rusak," ungkap Subhan dalam rilis yang diterima detiksport, Senin (2/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelumnya di SS 9 banyak sekali batu yang terangkat keluar dari lintasan, sehingga kendaraan kami menghantam batu besar, dan akhirnya pada SS 11 di Km. 5 mobil berhenti dikarenakan kerusakan yang agak parah yang disebabkan oleh as roda depan kiri yang patah," lanjut Subhan.

Direktur IRT, Mago Sarwono pun mengakui bahwa trek di reli Akropolis ini mereka telah memasang masuk sepuluh besar di hari kedua. Meski demikian melihat medan yang berat, Mago pun menyadari bahwa bukan hanya skill yang diperlukan tapi juga faktor keberuntungan akan sangat penting.

Setelah melihat keadaan kendaraan, tim memutuskan untuk tidak meneruskan reli di hari ketiga karena kerusakan yang ada sangat parah, selain bagian depan kiri yang rusak ternyata keadaan sasis mobil juga sudah berubah. Selain itu, selama mengikuti reli selama 2 hari ini, tim sudah mengbiskan pelek sebanyak 18 buah.

"Suatu keputusan yang sangat berat, tetapi ini lebih baik, karena tim dapat memperbaiki mobil dengan lebih maksimal untuk menghadapi reli PWRC berikutnya yang akan diikuti oleh Pertamina Indonesia Rally Team, yaitu Reli Finlandia pada akhir bulan Juli," ujar Mago.

Sementara yang menjadi juara di kelas WRC reli Akropolis Yunani ini adalah Sebastien Loeb. Pereli Prancis ini mencatat waktu 3 jam 19 menit dan 43,6 detik dengan mobil Citroen C4. Di posisi kedua diraih pereli Norwegia Petter Solberg dan ketiga Mikko Hirvonen dari Finlandia. (key/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads