Kekacauan terjadi saat pertandingan antara tim putri Papua dan tim Kalimantan Timur memasuki kuarter keempat dalam kedudukan 45-45. Diawali keputusan wasit yang menganulir poin yang dicetak Papua dan justru menghibahkannya pada Kaltim, suporter Papua langsung bereaksi.
Meski jumlahnya kalah banyak dibanding fans tuan rumah, pendukung Papua tak gentar. Mereka membuat kegaduhan plus melempar botol air mineral ke tengah lapangan. Khawatir kekacauan meluas beberapa penonton memutuskan meninggalkan arena pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan fans Papua tersebut justru bertolak belakang dengan tim yang mereka dukung. Meski mengajukan protes tim putri Papua tak sampai melakukan tindakan menjurus anarkis.
Kekacauan tak sampai meluas dan berbuntut panjang karena pihak kepolisian langsung bertindak cepat. Belasan polisi yang ada di lokasi langsung mendinginkan emosi kedua kubu. Pertandingan pun dilanjutkan setelah sempat terhenti sekitar 10 menit.
Laga yang digelar di Gelanggang Olahraga Serbaguna Sempaja ini memang menarik minat banyak penonton. Beberapa orang bahkan tidak bisa masuk karena sudah terlalu penuh. (din/din)










































