Voli Putri Papua Cetak Sejarah

PON XVII 2008

Voli Putri Papua Cetak Sejarah

- Sport
Senin, 14 Jul 2008 22:10 WIB
Voli Putri Papua Cetak Sejarah
Bontang - Tim voli putri Papua sukses membukukan torehan sejarah. Ini untuk pertama kalinya Papua menjuarai cabang voli di Pekan Olahraga Nasional.

Emas perdana ini mereka dapat usai menundukkan tim putri Jawa Barat dengan skor 25-21, 25-23, 24-26, 25-21, dan 16-14. Bertempat di GOR Sekambing Bontang, pertandingan berjalan ketat. Namun Papua yang mendapat dukungan dari penonton tuan rumah, bisa memenangkan permainan.

Dari awal set, Jabar terlihat kesulitan memblock smes-smes keras yang dilayangkan pemain Papua. Walaupun Jabar diisi oleh pemain-pemain pilar Proliga, namun mereka tak bisa membendung permainan menyerang Papua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan ini kontan saja membuat semua pemain dan ofisial Papua berhamburan ke tengah lapangan untuk mengungkapkan rasa syukur. Bahkan hampir semua pemain dan ofisial tersebut mencium lapangan yang mengantarkan mereka pada raihan sejarah.

"Ini adalah sejarah buat kami Papua. Ini adalah kali pertama kita bisa meraih medali emas lewat cabang bola voli," terang pelatih Papua, Yan Maniboey, saat ditemui wartawan.

Sementara itu, di voli putra, Jawa Timur kembali menunjukkan kekuatannya. Jatim mengalahkan DIY Yogyakarta lewat pertandingan lima set yang berakhir dengan 21-25, 25-17, 25-22, 19-25, dan 15-10. Emas ini sekaligus pembuktian bagi Affan
Priyo Wicaksono dkk, yang untuk ketiga kalinya menjuarai PON.

Sukses ini diraih Jatim atas tangan dingin pelatih berkebangsaan Cina, Hu Xin Yu, yang tidak hanya membesut tim Jatim tapi juga klub Samator Surabaya dan timnas voli Indonesia. Meski begitu, dirinya menolak jika dikatakan sebagai kunci sukses tim voli Jatim.

"Tidak, bukan saya. Anak-anak bermain sangat bagus karena jujur saja ini pertandingan yang sangat sulit," singkat Mr. Hu, sapaan akrabnya, pada detikSport. (key/key)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads