'Kaltim Main dengan Fair'

PON XVII 2008

'Kaltim Main dengan Fair'

- Sport
Selasa, 15 Jul 2008 19:36 WIB
Kaltim Main dengan Fair
Samarinda - Kabar kurang enak menyertai pentas Pekan Olahraga Nasional XVII. Adanya indikasi kecurangan-kecurangan yang dirasakan DKI Jakarta membuat kubu Kalimantan Timur pun angkat bicara.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, DKI merasa dirugikan pada beberapa cabang olahraga tidak terukur yang memang menjadi andalan dalam perolehan medalinya. Cabang-cabang tersebut adalah loncat indah, sport dance, berkuda, dan yang terakhir pencak silat. Imbasnya, DKI menduduki peringkat ketiga berada dibawah tuan rumah dan Jawa Timur.

Melesatnya pengumpulan medali Kaltim menimbulkan kecurigaan karena selama ini pembinaan olahraganya mereka dianggap tidak lebih bagus dari DKI Jakarta . Menanggapi ini, Ketua Kontingen Kalimantan Timur, Zuhdi Yahya, berujar santai, "Biasalah itu."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sih nggak masalah karena kita memang punya program dan data yang jelas mengenai pembinaan prestasi olahraga kita. Cuma memang, ini bukan untuk konsumsi umum," ujarnya saat ditemui detikSport di kantornya, Selasa (15/07/2008).

Masih menurutnya, prestasi yang diraih Kaltim bukan semata-mata terjadi begitu saja. KONI Kaltim yang bertanggung jawab atas olahraga masyarakatnya sudah lama melakukan pembinaan. Satu keuntungan yang memang dimiliki oleh tuan rumah hanyalah atlet-atlet mereka sudah paham dengan kondisi venue.

"KONI Pusat punya data-datanya kok. Kalau kita mau 'main mata', perak dan perunggu kita nggak sebanyak sekarang. Kita pasti minta semua dapat emas," imbuh pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Ketua Umum KONI Kaltim itu.

"Yang jelas, Kaltim main dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kita main fair," tandasnya.

(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads