Ini terkait dengan total cabor yang ada saat ini dianggap terlalu banyak, yakni 43 cabang. Jumlah ini dianggap kurang efektif lantaran terlalu banyak nomor-nomor yang menumpuk.
Contohnya adalah cabang renang. Renang dianggap terlalu banyak mempertandingkan nomor-nomor sehingga menyulitkan bagi panita dan wasit untuk bisa fokus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan segera dilakukan klasifikasi terhadap cabang-cabang olahraga yang ada. Pengelompokkan ini terbagi menjadi olahraga prestasi dan olahraga rekreasi," terangnya pada wartawan.
Hal tersebut memiliki maksud agar cabang-cabang yang dipertandingkan menjadi lebih terfokus untuk pembinaan prestasi menuju SEA Games dan Asian Games.
"Mudah-mudahan kita harapkan bisa segera diterapkan di PON XVIII mendatang di Riau," tukasnya.
(arp/key)











































