Penutupan PON Tidak Istimewa

PON XVII 2008

Penutupan PON Tidak Istimewa

- Sport
Kamis, 17 Jul 2008 23:05 WIB
Penutupan PON Tidak Istimewa
Samarinda - Pekan Olahraga Nasional 2008 berakhir sudah. Bertempat di Stadion Utama Palaran, Samarinda, event empat tahunan ini resmi ditutup oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Tak ada yang spesial dari pesta penutupan tersebut. Maklum saja aturan baku memang sudah ditetapkan terkait dengan sajian-sajian yang bakal mengiasi gelaran pembukaan dan penutupan PON.

Kalaupun ada yang spesial dari penyelenggaraan ini adalah animo masyarakat yang luar biasa. Sampai-sampai Komplek Stadion Utama ini berubah menjadi lautan manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya secara serentak oleh seluruh hadirin yang hadir. Yang kemudian disusul oleh defile yang dilakukan oleh perwakilan dari seluruh kontingen cabang olahraga yang dipertandingkan.

Seremoni ini kemudian berlanjut pada ditampilkannya tari-tarian khas Kalimantan Timur serta pengumuman klasemen akhir perolehan medali, dengan Jawa Timur keluar sebagai juara umum.

Jusuf Kalla yang hadir didampingi istrinya, Mufidah Kalla, juga tak lupa memberikan sambutan yang mengarah pada harapan perbaikan pembinaan olahraga nasional di waktu mendatang.

"Diharapkan pada Menteri Olahraga dan KONI agar terus melakukan evaluasi. Ini untuk lebih memfokuskan cabang-cabang apa saja yang dipertandingkan pada PON dan Kejurnas," ucapnya.

Acara diakhiri oleh penyerahan bendera pada tuan rumah PON selanjutnya, yakni Riau yang akan menggelar pesta olahraga nasional tersebut pada 2012.

Selanjutnya, pesta kembang api dan petasan pun menutup seluruh rangkaian dari PON XVII di Kalimantan Timur.

(arp/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads