"Pagi ini kami diinformasikan keputusan final dari Komite Olimpiade Internasional yang menghukum keanggotaan Komite Olimpiade Irak," ungkap Sekretaris Jenderal Komiet Olimpiade Irak, Hussein al-Amidi, seperti diberitakan Reuters.
Sanksi yang dijatuhkan pada Irak ini terkait adanya intervesi pemerintah Irak yang membubarkan Komite Olimpiadenya bulan Mei lalu. Atas kasus yang sama FIFA juga sempat melarang tim sepakbola Irak berpartisipasi di berbagai ajang yang mereka helat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sebuah pukulan buat Irak dan reputasinya di mata internasional, untuk atlet-atlet dan juga kaum mudanya. Saya bersumpah kalau atlet yang sudah berlatih keras selama ini menangis karena kecewa saat menelepon saya," lanjut Hussein al-Amidi.
Setelah invasi yang dilakukan Amerika Serikat tahun 2003 lalu, tindak kekerasan yang merebak di Irak juga menyentuh dunia olahraga. Tahun 2006 pelatih tenis mereka tewas dibunuh, dua bulan berselang seorang ofisial komite olimpiade menjadi korban penculikan.
Itu belum termasuk terbunuhnya seorang pelatih bersepeda dan aksi penculikan lain yang menimpa beberapa atlet yang nasibnya tak diketahui hingga kini. (din/krs)











































