Menegpora: Satu Emas Saja Sudah Syukur

Menegpora: Satu Emas Saja Sudah Syukur

- Sport
Selasa, 05 Agu 2008 18:32 WIB
Menegpora: Satu Emas Saja Sudah Syukur
Jakarta - Menegpora Adhyaksa Dault mengaku bersikap realistis dalam bicara soal peluang Indonesia untuk merebut medali emas di Olimpiade Beijing. Dapat satu emas saja sudah syukur, katanya.

Ditemui seusai mengikuti diskusi di Jakarta Media Center, Jakarta, Selasa (5/8/2008), Adhyaksa menyebut bahwa cabang bulutangkis dan angkat berat bakal menjadi tumpuan meraih medali.

"Kita bicara realistis saja. Kita bisa mengandalkan dari (bulutangkis) ganda campuran. Dari Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto (ganda putra) bisa atau dari Nova Widianto/Lilyana Natsir. Jadi dua kombinasi ini yang menurut saya bisa (dapat emas)," kata Adhyaksa kepada para wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara dari cabang angkat berat, Adhyaksa menaruh harapan kepada Eko Yuli Irawan, lifter yang akan bertanding di kelas 56 kg putra. "Kalau lifter kita, Eko sepertinya bisa mencuri (medali)," ujarnya.

Harapan terbesar diletakkan ke pundak atlet-atlet bulutangkis karena selain mereka adalah pemegang tradisi emas Olimpiade, cabang tepok bulu ini pula yang berlatih secara rutin dan terpusat.

"Yang training untuk Olimpiade cuma badminton, yang lain cuma keluar daerah. Jadi realistisnya, kita mempertahankan satu emas saja sudah syukur," ungkap menter yang berasal dari PKS itu lagi.

"Tidak perlu lagi kita bciara-bicara perak. Kalau Lisa Rumbewas (lifter kelas 53 kg putri), itu masih tetap ada peluang tapi lawan-lawannya berat," tutup Adhyaksa.

(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads