Dengan total ada 10.500-an olahragawan yang bermukin di perkampungan atlet selama Olimpiade berlangsung, aktivitas seks antar atlet diyakini akan banyak terjadi. Itu belum termasuk mereka yang berinisiatif 'mencari hiburan' ke luar perkampungan.
Karena alasan itulah panitia Beijing 2008 menyiapkan hingga 100.000 kondom untuk digunakan atlet yang membutuhkan. Penyediaan kondom gratis ini sesungguhnya sudah dilakukan sejak Olimpiade Barcelona 1992 demi mencegah penularan AIDS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Olimpiade Sydney 2000, panitia menyiapkan 70.000 kondom yang ternyata kurang dan harus ditambah sebanyak 20.000 lagi. Sementara pada Olimpiade musim dingin 2002 di Salt Lake City, sebanyak 100.000 kondom disediakan dari yang sebelumnya direncanakan berjumlah 250.000 namun dikurangi karena adanya protes dari beberapa kelompok keagamaan.
Untuk menghindari protes serupa, panitia tidak lagi menyediakan kondom di kamar masing-masing atlet. Bagi yang membutuhkannya dipersilakan datang ke pusat kesehatan atlet yang terletak di Beijing, Qingdao dan Hong Kong.
"Atlet berdatangan dari banyak negara berbeda dan memeluk agama yang juga berbeda serta latar belakang kebudayaan yang tak sama, beberapa mungkin merasa nyaman jika melihat kondom berada di kamar mereka," pungkas Hansen. (din/key)











































