'Pencurian Umur Sulit Dibuktikan'

Olimpiade Beijing

'Pencurian Umur Sulit Dibuktikan'

- Sport
Jumat, 15 Agu 2008 19:39 WIB
Beijing - Mencuat indikasi bahwa tiga pesenam China melakukan pencurian umur. Tapi menurut Komite Olimpiade Internasional, hal semacam itu sulit dibuktikan.

Dugaan manipulasi umur merebak setelah tim senam putri China meraih medali emas. Untuk tampil di Olimpiade, pesenam harus berusia 16 tahun saat tahun gelaran. Tapi ketiga pesenam tim tuan rumah ditengarai masih ada di bawah batas umur.

Catatan online dan rekaman media mengindikasikan bahwa He Kexin, Jiang Yuyuan, dan Jang Yilin masih belum berusia 16 tahun. Namun, catatan paspor menunjukkan ketiganya telah cukup umur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Komisi Kesehatan IOC Arne Ljungqvist menyebutkan bahwa memang tak ada tes efektif untuk menentukan usia seorang atlet dan hanya bisa digunakan hitungan kasar yang tidak akurat secara ilmiah. Faktor kesalahan dalam tes semacam itu, imbuh dia, berkisar satu atau dua tahun.

"Itu adalah sebuah pertanyaan yang sedang ditelaah oleh sejumlah federasi, tidak hanya senam. Ini adalah masalah ketika Anda punya batas usia, di mana bisa ada potensi untuk manipulasi. Bagaimana membuktikannya sangat sulit," terangnya dalam situs resmi Olimpiade, Jumat (15/08/2008).

Ljungqvist dengan berhati-hati menambahkan bahwa dia tidak memiliki alasan kuat untuk meyakini bahwa kubu China sudah melakukan manipulasi dokumen agar bisa membuat para pesenamnya bisa tampil.

"Kemarin saya sudah berbicara dengan petugas medis dari Organisasi Senam Internasional dan mereka sadar akan masalah ini atau potensi problem lainnya," demikian Ljungqvist.


(krs/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads