Awal dan Akhir Menyedihkan Liu Xiang

Olimpiade Beijing

Awal dan Akhir Menyedihkan Liu Xiang

- Sport
Senin, 18 Agu 2008 14:20 WIB
Awal dan Akhir Menyedihkan Liu Xiang
Beijing - Liu Xiang adalah idola China di lintasan lari. Namun di kandang sendiri di Olimpiade Beijing, pelari 110 meter gawang putra itu mengalami awal sekaligus akhir yang menyedihkan.

Emas nomor 110 m gawang di Olimpiade Athena empat tahun silam membuat Liu menjadi harapan seluruh China di nomor atletik. Namun apa daya, asa itu remuk ketika Liu harus mundur dari arena, beberapa saat sebelum melakoni kualifikasi, Minggu (18/8/2008).

Di heat kualifikasi, Liu terlihat kesakitan sesaat sebelum dilakukannya start kedua. Start harus diulang karena di start pertama, Liu berlari sebelum pistol tanda mulai dibunyikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seisi stadion Bird's Nest terdiam ketika Liu meninggalkan arena. "Liu mendapat dua cedera, satu di telapak kaki dan satu lagi di pergelangan kaki. Salah satunya adalah cedera akumulatif," kata pelatih Liu, Sun Haiping, seperti dikutip Reuters.

Kegagalan Liu bahkan ketika di kualifikasi mengecewakan publik China. Pasalnya, Liu (bersama pebasket Yao Ming) sangat populer di Negeri Tirai Bambu itu. Selain emas Olimpiade, Liu merupakan pemegang rekor dunia 110 m gawang.

Lahir di Shanghai, 13 Juli 1983, Liu menjadi pahlawan nasional ketika ia merengkuh emas Olimpiade Athena sekaligus menyamai rekor dunia milik Colin Jackson dengan catatan 12,91 detik. Sejak saat itu, Liu dikenal dengan julukan 'Shanghai Bullet'.

Meski terkejut, pendukung Liu tampak bersimpati dengan cedera yang menimpa atlet pujaannya. "Itu pasti sakit sekali. Kami dapat melihat ekspresi kesakitan di wajahnya," ujar Tracy Tang, salah satu penonton di stadion.

Dengan tidak bisa tampilnya Liu, maka pelari Kuba Dayron Robles menjadi favorit juara. Sedianya, pertarungan Liu vs Robles akan menjadi sorotan utama di final 110 m gawang, Selasa (19/8).

(arp/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads