Acara yang dikemas dengan konsep kolosal itu tak kalah ciamiknya dengan pembukaan awal Agustus silam. Semua yang terlibat tampak begitu total menjalankan tugasnya.
Alhasil, acara penutupan yang kabarnya menghabiskan dana 23 miliar poundsterling itu, membuat semua yang melihatnya terkesima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelahnya, muncul sebuah bus warna merah yang mengitari stadion Bird Nest, Beijing, yang merupakan gambaran Inggris sebagai tuan rumah Olimpiade 2012.
Tak banyak yang menarik perhatian di adegan selanjutnya, kecuali kemunculan gitaris legendaris Jimmy Page dan penyanyi Leona Lewiss. Namun sesaat kemudian, puluhan ribu penonton yang berada di dalam stadion dibuat makin histeris dengan munculnya David Beckham dari dalam bus tersebut.
Gelandang timnas Inggris dan Los Angeles Galaxy itu muncul bersama seorang gadis cilik, mengenakan celana dan jaket berwarna gelap dengan membawa sebuah bola. Selanjutnya, bola tersebut ditendangnya ke arah relawan acara tersebut.
Setelahnya bus meninggalkan arena stadion, dilanjutkan dengan acara kolosal yang dibumbui atraksi akrobatik, plus pemadaman api Olimpiade. Pesta kembang api pun tak ketinggalan meramaikan acara penutupan ini.
Cina Juara Umum, AS Pengumpul Medali Terbanyak
Di event yang dihelat selama kurang lebih 19 hari itu, tuan rumah Cina keluar sebagai juara umum dengan 51 emas, 21 perak dan 28 perunggu. Sementara Amerika Serikat menjadi runner up, disusul Rusia.
Namun bila menghitung jumlah total medali yang dikumpulkan, Negeri Paman Sam menjadi negara terbanyak dengan 110 medali, unggul 10 medali dari tuan rumah Cina. Rusia tetap menempati urutan ketiga, disusul Britania Raya dan Australia.
Adapun Indonesia berada di papan tengah dengan satu emas, satu perak dan tiga perunggu. Pasukan Merah Putih menjadi negara terbaik kedua di lingkup ASEAN setelah di tempat pertama diduduki Thailand yang mengumpulkan dua emas dan dua perak.
Di closing ceremony ini juga diserahkan tongkat estafet penyelenggaraan Olimpiade kepada London yang menjadi tuan rumah pada 2012, empat tahun dari sekarang.
(ian/din)











































