Popularitas olahraga padel terus meningkat di Tanah Air dalam dua tahun terakhir. Wajar jika lapangan padel bermunculan di mana-mana.
Sejak dibawa ke Indonesia pada 2010 oleh komunitas ekspatriat Spanyol dan Argentina di Bali, olahraga padel menemui titik puncaknya pada 2023. Dua tahun lebih olahraga ini menjalar ke penjuru Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.
Tidak sedikit lahan-lahan kosong atau bekas venue olahraga disulap jadi lapangan padel untuk memenuhi kebutuhan para penikmat padel, baik mereka yang terjun di kelas profesional maupun amatir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di daerah Jabodetabek tidak sulit menemukan lapangan padel dan kini bertambah satu lagi di Kawasan Puri Gardena, Kalideres, Jakarta Barat. Baru saja dilakukan ground breaking lapangan padel oleh pengembang kawasan tersebut, Tamara Group, Senin (10/2/2026).
Lapangan padel ini direncanakan menjadi fasilitas olahraga modern yang ditargetkan mulai beroperasi pada awal Juni 2026. Kehadirannya diharapkan dapat melengkapi fasilitas penunjang kawasan hunian Puri Gardena serta Casa Varya Residence.
Acara ground breaking tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen pengembang, mitra strategis, kontraktor pelaksana, serta perwakilan komunitas olahraga.
Pengembangan lapangan padel ini juga melibatkan sejumlah pejabat Persekutuan Besar Padel Indonesia (PBPI) yang turut berinvestasi melalui entitas perseroan terbatas bersama konsorsium investor. Adapun konsorsium tersebut dipimpin oleh PT Alpha Putihrai Capital sebagai lead investor.
Pengelolaan fasilitas olahraga ini akan dilakukan secara profesional dengan menggunakan merek "Padel Guru". Pengelola menargetkan lapangan padel ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga ruang berkumpul dan interaksi komunitas.
Baca juga: Agar Padel Menginspirasi Anak Muda |
Perwakilan PBPI, Patrick Tristan, mengatakan bahwa pembangunan lapangan padel di kawasan hunian merupakan langkah strategis dalam memperluas perkembangan olahraga padel di Indonesia, khususnya di Jakarta Barat. Menurut dia, padel memiliki potensi besar untuk berkembang karena bersifat inklusif dan berbasis komunitas.
"Saya yakin pembangunan lapangan padel ini akan membantu perkembangan olahraga padel di Indonesia. Apalagi padel ini merupakan olahraga inklusif dan bersifat komunitas sehingga berpotensi besar memberikan prestasi untuk olahraga Indonesia di level internasionalm" ujar Tristan dalam rilis kepada detikSport.
Sementara itu, perwakilan PT Alpha Putihrai Capital, Albert Putihrai, menyampaikan bahwa investasi pada fasilitas olahraga ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan hunian. Dia menilai keberadaan fasilitas penunjang seperti lapangan padel dapat meningkatkan daya tarik dan kualitas lingkungan tempat tinggal.
Lapangan padel di Puri Gardena dirancang dengan konsep modern dan standar tinggi. Selain menunjang aktivitas olahraga, fasilitas ini juga diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang mengedepankan gaya hidup aktif dan sehat.
(mrp/yna)










































