Sebanyak lebih dari 7.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara mengikuti ajang Le Minerale Surabaya Marathon 2026 di Kota Surabaya.
Mengusung konsep City Run, ajang ini tidak hanya menjadi wadah olahraga, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sport tourism sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan ajang lari di Indonesia.
Para peserta melintasi lebih dari 10 titik bersejarah dan landmark ikonik Kota Surabaya, seperti Tugu Pahlawan, Kota Lama Surabaya, Jalan Tunjungan, hingga sejumlah destinasi lainnya yang menjadi bagian dari rute menuju garis finis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan jumlah peserta yang besar serta kondisi cuaca Surabaya yang relatif panas, pemenuhan kebutuhan cairan dan mineral menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan lomba. Karena itu, Le Minerale kembali dipercaya sebagai Official Mineral Water pada Le Minerale Surabaya Marathon 2026.
Kepercayaan tersebut melanjutkan rekam jejak Le Minerale yang telah mendukung berbagai ajang lari berskala nasional maupun internasional. Air mineral tersebut berasal dari sumber mata air pegunungan terpilih dan telah melalui proses verifikasi oleh tim medis pada berbagai event lari internasional untuk membantu memenuhi kebutuhan hidrasi para pelari selama perlombaan.
Ketua Panitia Surabaya Marathon, Fransisca, mengatakan kenyamanan dan keselamatan peserta menjadi prioritas dalam penyelenggaraan ajang tersebut. Karena itu, panitia memastikan ketersediaan air mineral berkualitas di sepanjang rute perlombaan.
"Sesuai arahan dan komitmen Bapak Wali Kota untuk menyajikan pengalaman race yang aman dan steril, kami meniadakan Car Free Day agar rute optimal bagi pelari. Untuk menjaga performa 7.000 pelari di tengah cuaca Surabaya yang panas, kami mempercayakan hidrasi sepenuhnya kepada Le Minerale. Rekam jejak mereka di berbagai ajang internasional menjadi jaminan mutu bagi kami. Dengan hadirnya Le Minerale di 18 titik water station, kebutuhan mineral esensial pelari akan terpenuhi dengan standar tertinggi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).
Group Regional Field Promotion Manager Jawa Timur Le Minerale, Nico Michael Eduard, mengatakan Surabaya dipilih karena memiliki komunitas lari yang terus berkembang dan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap gaya hidup sehat.
Menurutnya, kondisi cuaca Surabaya yang relatif panas membuat kebutuhan cairan dan mineral menjadi faktor penting untuk mendukung kenyamanan serta performa pelari selama mengikuti perlombaan.
"Kami melihat Surabaya sebagai salah satu kiblat baru gaya hidup sehat dan aktif di Indonesia dengan pertumbuhan komunitas lari yang sangat masif. Le Minerale ingin hadir tidak hanya sebagai sponsor, tetapi sebagai bagian dari ekosistem tersebut. Karakter cuaca Surabaya yang panas membutuhkan asupan yang tidak sekadar membasahi tenggorokan, melainkan air mineral yang terbukti mampu menggantikan mineral tubuh yang hilang secara cepat demi mencegah kram dan menjaga performa pelari," jelasnya.
Ia menambahkan, kualitas Le Minerale yang berasal dari sumber mata air pegunungan terpilih serta kandungan mineral alaminya yang tercantum pada kemasan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk yang dapat diandalkan masyarakat aktif.
Selain mendukung kebutuhan hidrasi selama perlombaan, Le Minerale juga menghadirkan program Le Minerale Running Squad Surabaya sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat masyarakat.
Program tersebut dirancang untuk membantu para pelari mempersiapkan diri menuju Surabaya Marathon 2026 melalui pendampingan pelatih dan praktisi berpengalaman.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu peserta mempersiapkan kondisi fisik, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan hidrasi berbasis mineral alami sebelum mengikuti perlombaan.
Salah satu anggota Le Minerale Running Squad, Bayu, mengaku program latihan tersebut membantunya menjalani latihan secara lebih terstruktur.
"Sebelumnya saya latihan sendiri dan sering overtraining. Dengan adanya program Le Minerale Running Squad, latihan saya jadi lebih terukur, lebih terstruktur, minim cedera, dan akhirnya bisa mencapai PB," pungkasnya.










































