Liga Jasa Keuangan (LJK) yang lebih dikenal dengan kompetisi basket kini mulai merambah ke padel. LJK untuk pertama kalinya menggelar padel mulai tahun ini.
Sebanyak 20 tim dari 20 institusi keuangan mengikuti rangkaian kompetisi yang dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hernawan Bekti Sasongko di Milo's Padel Kemang, Jakarta, Minggu (6/9/2026).
Opening ceremony menghadirkan parade tim, pertandingan eksibisi level eksekutif, serta pertandingan awal fase grup. Kegiatan turut dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro dan jajaran pimpinan dari berbagai institusi peserta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peserta datang dari tiga kelompok utama; Sektor perbankan diwakili 13 institusi, sektor asuransi dan keuangan nonbank, dan kelompok regulator serta lembaga terkait. Setiap institusi menurunkan satu tim yang terdiri atas lima pemain putra dan lima pemain putri, serta didampingi maksimal tiga ofisial, dengan total sebanyak 200 pemain tercatat mengikuti turnamen.
"Masuknya padel sebagai cabang baru menunjukkan bahwa Liga Jasa Keuangan terus berkembang mengikuti minat insan jasa keuangan. Namun, yang paling penting bukan sekadar cabang olahraganya, melainkan semangat yang dibawa: berani bertanding, menjunjung sportivitas, dan membangun kekompakan," kata Ketua Pengurus LJK Insan Hasani.
Dalam setiap pertemuan beregu, tim bertanding pada tiga kategori: Men's Doubles, Women's Doubles, dan Mixed Doubles. Kompetisi dimulai dari fase kualifikasi dan grup, kemudian berlanjut ke perempat final, semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final.
Format berjenjang tersebut membuat setiap hasil pada fase grup menentukan langkah tim menuju babak gugur. Penyelenggaraan juga didukung perangkat pertandingan profesional, pengaturan level pemain, sistem skor, dan publikasi kegiatan.
"Kami merancang kompetisi ini dalam format beregu agar setiap tim tampil sebagai satu kesatuan sehingga strategi, kedalaman skuad, dan konsistensi menjadi penentu. Harapannya, turnamen ini berlangsung kompetitif, fair, dan memberikan pengalaman pertandingan yang baik dan dapat dinikmati bagi seluruh peserta," ujar Ketua Pelaksana LJK Padel Greatman Rajab.
LJK pertama kali diselenggarakan pada 2017 sebagai wadah olahraga bagi regulator, pelaku industri, dan pemangku kepentingan sektor jasa keuangan. Memasuki penyelenggaraan ke delapan pada 2026, penambahan padel memperluas cabang yang dipertandingkan sekaligus merespons minat komunitas terhadap olahraga tersebut.
Mengusung tema "Play Bold, Build Bonds", LJK Padel 2026 memadukan persaingan yang sehat dengan sportivitas dan kekompakan tim. Penutupan pada 27 September 2026 akan menjadi momentum penyerahan penghargaan sekaligus apresiasi kepada seluruh tim yang mengikuti penyelenggaraan perdana cabang padel.
Lebih dari sekadar kompetisi, LJK Padel 2026 diharapkan menjadi medium yang efektif untuk memperkuat konektivitas dan kolaborasi antarinsan industri jasa keuangan. Di saat yang sama, sportivitas yang tumbuh dalam pertandingan-melalui disiplin, integritas, kerja sama tim, dan sikap saling menghormati-mencerminkan nilai-nilai yang juga dibutuhkan dalam membangun ekosistem jasa keuangan yang sehat, solid, dan berkelanjutan.










































