PSSI Tak Habis Pikir Jika Pemain ISL Masih Dilarang Bela Timnas

PSSI Tak Habis Pikir Jika Pemain ISL Masih Dilarang Bela Timnas

- Sepakbola
Rabu, 26 Des 2012 11:26 WIB
Jakarta - Pemanggilan pemain ke timnas oleh PSSI sepertinya akan kembali mengalami hambatan. Ini setelah klub-klub ISL menegaskan tidak akan melepaskan pemain ke timnas.

Jika masih saja begitu, PSSI berencana mengambil langkah tegas dengan melaporkan klub-klub tersebut ke FIFA dan AFC.

PSSI telah merilis daftar 43 nama pemain yang akan dipanggil guna mengikuti kualifikasi Piala Asia 2015. Dalam daftar itu terdapat sejumlah pemain dari ISL. Namun, KPSI menolak melepas pemain-pemain ISL dengan alasan timnas harus di bawah arahan Task Force.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah mengirimkan nama-nama 43 pemain itu kepada FIFA dan AFC. Kalau masih ada pelarangan dari KPSI? Harus jelas alasannya apa? Ini adalah kesempatan terakhir untuk semua bersatu," ujar Sekjen PSSI Halim Mahfudz di Jakarta, Rabu (26/12/2012).

Halim menjelaskan, kali ini pihaknya harus mengambil langkah tegas kepada klub-klub yang melarang pemainnya bergabung ke timnas.

"Kami akan melakukan training camp pada 4 Januari. Mungkin kami masih memberi waktu beberapa hari setelah itu untuk pemain bergabung. Jika mereka dilarang, kami akan memberitahu kepada FIFA dan AFC bahwa ada pelarangan pemain untuk membela negara. Klub akan diberi sanksi oleh FIFA, sanksi seperti apa? Lihat saja keputusan FIFA," sambungnya.

Tentang Task Force yang menyerahkan masalah pemain ke KONI, Halim mengatakan PSSI tidak mau ambil pusing. Menurutnya KONI tidak punya hak dalam mengatur pemain (untuk timnas).

"Kenapa permasalahan ini semakin melebar ya? KONI tidak punya hak mengatur pemain. Simpel kok. Statuta FIFA Pasal 10 dan 13 menyebutkan peran PSSI sebagai federasi sepakbola resmi adalah mengatur dan mengawasi semua hal tentang sepakbola Indonesia," tukas Halim.



(ads/a2s)

Hide Ads