Iverson Ingin Bahagia dan Titel Juara

Iverson Ingin Bahagia dan Titel Juara

- Sport
Kamis, 06 Nov 2008 12:08 WIB
Iverson Ingin Bahagia dan Titel Juara
Toronto - Kepindahan Allen Iverson dari Denver Nuggets ke Detroit Pistons cukup mengejutkan. Ditanya soal motif, pemain All-Star sembilan kali itu menyebut dua hal prinsipil: merasa bahagia dan gelar juara.

Iverson baru saja mencetak namanya menjadi headline ketika diumumkan bergabung ke Pistons. Nuggets, yang merekrutnya pada Desember 2006, melepas bintang berusia 33 tahun itu dengan barter Chauncey Billups, Antonio McDyess, dan Cheikh Samb.

"Aku punya uang, punya semua penghargaan individual, telah melakoni semua all-star, menjadi juara top skor dan MVP, tapi aku tak pernah punya kesempatan untuk mendapatkan perasaan memenangi sebuah gelar juara."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian tutur Iverson sebelum melakukan latihan pertama dengan rekan-rekan barunya, dalam persiapan Pistons menghadapi Toronto Raptors hari ini, Kamis (6/11/2008) pagi WIB.

Apa yang dikatakan Iverson memang demikian adanya. Selama 13 tahun karirnya di NBA, berbagai penghargaa, mulai dari Rookie of the Year (1997) sampai Most Valuable Player (2001), dan seabrek lainnya pernah ia dapatkan.

Hanya saja, pemain yang menghabiskan 10 musim pertamanya di NBA bersama Philadelphia 76ers itu belum memiliki cincin juara. Catatan terbaiknya baru sampai runner up musim 2000/2001, ketika Sixers dikalahkan LA Lakers di final.

"Aku tidak mengejar uang untuk mengakhiri karir, tetapi aku lebih ingin mencari sebuah tempat yang aku tahu akan bahagia dan punya sebuah kesempatan jadi juara," tukas Iverson seperti dikutip Reuters.

"Aku ingin sukses di akhir karirku, tapi aku ingin pula memiliki masa bahagia untuk diri sendiri dan keluargaku. Mudah-mudahan semuanya akan berjalan lancar tahun ini di Detroit Pistons, dan aku bisa menetap di mana aku berada saat ini."

Setelah kalah di final Wilayah timur dalam tiga musim terakhir, Pistons merekrut Iverson, yang punya statistik 27,7 poin per game dalam 13 musim, dengan keyakinan bahwa juara NBA empat kali itu bisa berjaya lagi.
(a2s/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads