Peristiwa ini terjadi di Ankara, menjelang pertandingan antara tuan rumah Telekom Ankara melawan Bnei Hasharon di ULEB Eurocup Grup D, Selasa (6/1/2009) malam waktu setempat.
Ketika para pemain Bnei melakukan pemanasan sebelum berlaga, ratusan fans Turki melempari mereka dengan berbagai benda, termasuk sepatu yang mungkin diinspirasi oleh pelemparan wartawan Irak terhadap Presiden AS george W. Bush beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapten Bnei Hashron Meir Tapiro mengatakan, para pemain sangat ketakutan. "Mereka melemparkan sepatu, pemantik api, botol-botol minuman. Kami mendekam di ruang ganti dengan perlindungan polisi," ujarnya kepada saluran 5 televisi Israel yang dilansir Reuters.
Β
Setelah insiden berakhir satu setengah jam kemudian, dan polisi menyatakan arena siap dipakai lagi, tim Isreal menolak segera ke lapangan. Akibatnya, ofisial pertandingan memberi kemenangan WO buat Telekom Ankara.
Keputusan tersebut membuat berang pihak Bnei Hasharon. Ketua klub Eldad Akunis menyebutnya sebagai skandal. "Setelah percobaan siksaan berat ini, tidak ada gunanya bertanding. Para pemain hanya memikirkan keselamatan diri mereka. Kami juga diberi instruksi oleh staf kedutaan Israel, yang memonitor situasi, supaya tidak main," ujarnya.
Turki walaupun dikenal sebagai negara sekuler tetap didominasi oleh warga beragama Islam. Sejauh ini mereka memiliki hubungan yang baik dengan Isreal, tapi kejadian di Gaza telah memicu kemarahan warganya untuk mengggelar demonstrasi di jalan-jalan.
(a2s/roz)











































