Dalam championship game musim lalu, SM Britama sempat berpeluang meraih kemenangan dengan skor 3-0. Namun setelah unggul dua kali di kandang sendiri dan cuma butuh satu kemenangan untuk memastikan titel, mereka justru ditaklukkan Garuda saat bertandang ke Bandung.
Gelar ketiga secara beruntun baru dipastikan pada game keempat setelah skuad besutan Fictor Roring menang 73-63 yang membuat kedudukan berubah menjadi 3-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akui kemarin kita kecolongan di turnamen 2008 lalu, dan kalau dilihat di 2005 kita juga sempat mengalaminya. Mudah-mudahaan tahun ini kita tidak kecolongan lagi dan dapat mempertahankan gelar kita di musim lalu," ujar Ito-sapaan akrab Fictor-.
SM sebagai juara bertahan IBL di tiga edisi terakhir(2006, 2007, 2008) akan mendapat tantangan serius dari rival berat mereka, Garuda, dan beberapa tim lain yang telah melakukan merger dengan peserta Kobatam. Menurut Fictor, kondisi tersebut merupakan kabar baik di tengah krisis yang melanda IBL tahun ini.
"Seperti kita tahu bahwa IBL musim ini terancam tanpa sponsor, namun menurut saya dengan adanya merger yang dilakukan klub lain tentunya membuktikan bahwa ibl tetaplah bagus walaupun sedang dilanda krisis," sambungnya.
Dia pun berharap kondisi krisis tersebut justru dapat membuat timnya jadi lebih baik. "Itu juga menjadi tuntutan buat kami agar tampil lebih solid di musim depan."
Mengenai kerjasama SM dengan Reebook di musim baru ini, Ito mengaku sangat antusias. esepakatan tersebut diibaratkannya seperti "vitamin tambahan" bagi seluruh tim dalam menjalani IBL 2009 ini.
"Saya sangat tersanjung dengan kerjasama ini. Bagi saya,ini menjadi motivasi ekstra untuk mempertahankan gelar juara di musim mendatang," tutup Ito. (din/roz)











































