Dengan hasil tersebut berarti SM sukses menorehkan dua kemenangan berturut-turut. Sebelumnya, dalam pertandingan hari Sabtu kemarin, tim arahan Fictor Roring ini menekuk Muba Hangtuah IM Makassar dengan skor 85-49.
Pada pertandingan yang berlangsung di GOR Bima Sakti, Minggu (8/2/2009), SM langsung memperagakan permainan cepat yang menjadi karakteristik mereka sejak kuarter pertama. Sementara Aspac juga tak mau kalah, mereka tampil ngotot dalam meladeni perlawanan SM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kuarter kedua, SM menambah 32 poin ke dalam papan skor, sementara Aspac hanya sukses menambah 17 poin. Giliran Amin Prihantono yang menjadi bintang SM dalam kuarter ini dengan raihan 16 poinnya. Alhasil kuarter kedua pun ditutup dengan skor 51-35 untuk keunggulan SM.
Meskipun selisih angka cukup jauh, Aspac tak menyerah. Mereka memang hanya mampu mencetak sembilan poin dalam kuarter ketiga, namun perolehan poin SM juga menurun, yakni menjadi 12 poin. Kuarter ketiga pun ditutup dengan skor 63-44, masih untuk keunggulan SM.
Tensi pada kuarter ketiga sempat memanas ketika beberapa kali keputusan wasit diprotes oleh kedua tim. Bahkan pelatih Aspac, Tjetjep Firmansyah, sampai maju ke meja ofisial pertandingan untuk menyuarakan ketidakpuasannya. Ia pun harus menerima technical foul atas sikapnya tersebut.
Pada kuarter keempat, SM mulai mengendurkan tekanan. Mereka hanya mampu menambah 11 poin, sedangkan Aspac justru melaju dengan raihan 19 poin. Namun, usaha tersebut tak cukup untuk menyelamatkan Aspac dari kekalahan.
Amin menjadi penyumbang poin terbanyak untuk SM dengan torehan 19 poin. Ia juga mencetak enam rebound dan satu assist. Sementara dari kubu Aspac, Xaverius Prawiro menjadi penyumbang angka terbanyak dengan 10 poin, selain juga mencetak tiga rebound dan satu assist.
SM sudah tak memiliki jadwal pertandingan lagi dalam seri Malang ini. Beda dengan Aspac yang masih harus menghadapi Muba Hangtuah pada hari Senin (9/2/2009) besok.
(roz/din)











































