Pelita Kelelahan

Pelita Kelelahan

- Sport
Selasa, 10 Feb 2009 22:34 WIB
Malang - Pelita Jaya Jakarta menelan dua kekalahan dalam kurun waktu dua hari, di mana yang terakhir mereka terima dari CLS Knight Surabaya. Faktor stamina disebut-sebut sebagai nilai minus yang menyebabkan kekalahan tersebut.

Pada hari Senin, (9/2/2009), kemarin, Pelita kalah 61-63 dari Bima Sakti Nikko Steel Malang. Berselang satu hari kemudian, Selasa, mereka kembali kalah, kali ini dengan skor 71-65 oleh CLS lewat babak over time.

Manajer tim Pelita, Ronald Simanjuntak, menyebut bahwa bertanding dua kali dalam dua hari berurutan telah membuat skuadnya kelelahan. Oleh karena itu timnya sudah tak mampu membendung serangan CLS di babak tambahan.

Sebagai catatan, Pelita memainkan empat pertandingan di dalam seri Malang ini. Dua pertandingan pertama mereka juga dilakukan dalam waktu dua hari berurutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Fisik sangat menentukan, sangat kelihatan kalau di babak over time anak-anak sudah capek. Dari awal seri ini masalah kita memang fisik," tandasnya seusai pertandingan.

"Start kita juga agak lambat. Shooter kita, Rusta (Wijaya) juga tidak jalan. Beberapa kali akurasi tembakannya tidak bagus," lanjutnya.

Ronald mengatakan jeda putaran pertama, sehabis seri Bandung (25 Februari-3 Maret 2009), akan dimanfaatkan untuk mengasah fisik pemain-pemain Pelita Jaya.

"Nanti 'kan ada jeda selama dua bulan setelah putaran pertama. Kita akan mencoba untuk menggojlok fisik pemain," tukasnya.

(a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads