Boston dan Spurs Beda Nasib

Boston dan Spurs Beda Nasib

- Sport
Jumat, 20 Feb 2009 15:07 WIB
Boston dan Spurs Beda Nasib
Utah - Dua tim kuat NBA, Boston Celtics dan San Antonio meraih hasil berbeda pada pertandingan mereka kali ini. Juara musim lalu, Boston harus menerima pil pahit saat ditekuk Utah Jazz 85-90, sedangkan Spurs menang atas Detroit Pistons 83-79.

Laga Utah vs Boston yang dilangsungkan di Energy Solutions Arena, kandang Jazz, Jumat(20/1/2009) pagi WIB Derron Williams menjadi penampil terbaik dari kubu tuan rumah dengan 18 poin, tiga rebound dan 10 assist.

Sementara pebasket asal Turki, Mehmet Okur lewat 19 poin dan enam rebound. Sedangkan di kubu asuhan Doc Rivers, Kendrick Perkins menjadi top performer dengan 12 poin, 11 rebound dan dua assist.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya kekalahan yang harus diterima tim asuhan Doc Rivers itu, penghuni Northbank Center Arena itu harus kehilangan center andalan, Kevin Garnett yang harus ditarik keluar di kuarter kedua karena mendapat cedera di lutut.

Hasil berbeda justru didapat jawara 2007 Spurs walaupun harus bertamu ke Auburn Hills markas Pistons, mereka berhasil menekuk Allen Iverson dkk 83-79. Bintang Spurs kali ini adalah Tim Duncan lewat 18 point dan 18 rebound, sementara Tony Parker berada di urutan kedua dengan 19 poin, enam rebound dan 11 assist.

Mantan pebasket Philadelphia Sixers dan Denver Nuggets, Iverson menjadi top performer timnya dengan 31 poin, tiga rebound dan tujuh assist.

Kemenangan yang disebut pelatih Spurs, Greg Popovich sebagai 'obat penyembuh luka' karena Spurs sebelum laga ini harus menderita tiga kekalahan beruntun. Dan ia pun memuji Duncan yang dikatakannya sebagai 'nyawa permainan' tim.

"Tim (Duncan) adalah muara untuk kita melakukan semuanya. Dia mempunyai rebound yang bagus dan pandai mencetak angka. Itulah yang tim butuhkan darinya," ungkap Popovich yang dilansir Yahoo Sports.

Pujian tak cuman datang dari Popovich, Michael Curry arsitek Pistons pun mengatakan Duncan adalah sosok yang berpengaruh bagi perkembangan Basket di Amerika.

"Banyak yang dapat dikatakan mengenai Tim Duncan dimana kita dapat mengatkan ia tidak bermain baik ketika ia mencetak 18 poin dan 18 rebound. Orang-orang tidak hanya harus mengapresiasi seorang pemain hebat saat dia berkarir saja, namun hingga pensiun pun apresiasi itu tetap ada," ungkap Curry.

"Dia (Duncan) baru menuju ke sana dan melakukannya dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya," lanjutnya.

Meskipun kalah, Boston tetap berada di puncak klasemen wilayah timur dengan rekor 44-11. Sementara itu Spurs masih tertahan di peringkat ketiga klasemen wilayah barat dengan rekor 36-17. (key/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads