Van Gundy Sesali Putusan Sendiri

Van Gundy Sesali Putusan Sendiri

- Sport
Jumat, 12 Jun 2009 15:47 WIB
Van Gundy Sesali Putusan Sendiri
Orlando - Orlando Magic gagal memanfaatkan partai kandangnya untuk menyamakan kedudukan dengan Los Angeles Lakers di final NBA. Sebuah keputusan sangat disesali Stan van Gundy.

Berlaga di hadapan pendukungnya sendiri di Amway Arena, Jumat (12/6/2009) pagi WIB, Magic takluk 91-99. Alhasil, Lakers memimpin 3-1 dan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk jadi juara NBA.

Salah satu kunci kekalahan Magic adalah tembakan tiga angka guard Lakers, Derek Fisher. Three pointer Fisher memaksa pertandingan di waktu reguler berakhir imbang 87-87 dan harus diteruskan di over time.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Van Gundy selaku arsitek Magic menyesali keputusannya untuk tidak melakukan foul kepada Fisher di detik-detik penghabisan. Padahal, bisa saja foul itu berarti krusial dan Magic bisa memetik kemenangan.

"Kami memberi dia terlalu banyak ruang untuk menembak. Kami bermain seperti sedang mencegah sebuah lay up," sesal Van Gundy sebagaimana dikutip Reuters.

"Kami bermain bagus, kami bisa mengisolasi (Kobe) Bryant dari bola. Namun kami tidak bisa mencegah Derek Fisher. Kami tidak bisa menjaganya," imbuh Van Gundy masygul.

Nasib Magic berada di ujung jurang. Belum pernah ada tim yang tertinggal 1-3 bisa membalikkan keadaan dan menang. Meski begitu, asa tetap ada karena game kelima masih akan digelar di Orlando, Senin (15/6) pagi WIB.


(arp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads