Menjamu Celtics di Amway Arena, Jumat (29/1/2010) pagi WIB, Magic disemangati oleh gemuruh sekitar 17 ribu penonton yang hadir di stadion.
Tapi para pendukung Magic dibuat terdiam ketika di kuarter pertama tim kesayangannya ketinggalan jauh 23-34. Selisih angka itu tidak berubah di kuarter kedua, Celtics tetap unggul 51-40.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebangkitan Magic akhirnya datang di kuarter pamungkas. Mengandalkan kombinasi tak lazim dua center, Howard dan Marcin Gortat, Magic mengejar, dan bahkan unggul 84-83 di 4:52 menit tersisa.
Di akhir-akhir pertandingan, Celtics kembali unggul 94-91. Namun tembakan tiga angka dari J.J Redick memaksa skor imbang 94-94. Redick juga menghalangi Ray Allen membuat tembakan tiga angka balasan.
Magic punya kesempatan untuk menang dan merancang serangan yang bertumpu pada Vince Carter. Namun karena Redick yang bertugas mengumpan kepada Carter dikepung pemain Celtics.
Saat itulah, Lewis merebut bola dan dengan sebuah lay-up melesakkan bola serta membawa Magic unggul 96-94. Di detik terakhir, tembakan tiga angka forward Celtics Rasheed Wallace gagal dan skor 96-94 pun berbuah kemenangan buat Magic.
Lewis tampil sebagai pengoleksi angka terbanyak Magic dengan 23 poin ditambah delapan rebound. Dwight Howard membuat delapan rebound dan 19 angka, sementara Gortat mengoleksi delapan rebound.
Di kubu Celtics, Ray Allen melesakkan 20 angka untuk tampil sebagai pemain terproduktif. Wallace menambahi dengan 17 poin dan Rajon Rondo mencetak 11 poin dan delapan rebound.
Hasil NBA:
Toronto 106-104 New York
Boston 94-96 Orlando
Dallas 106-112 Phoenix
(arp/mrp)











































