Mau Dipakai di Mana Lagi Cincinmu, Phil?

Mau Dipakai di Mana Lagi Cincinmu, Phil?

- Sport
Jumat, 18 Jun 2010 13:43 WIB
Mau Dipakai di Mana Lagi Cincinmu, Phil?
Los Angeles - Phil Jackson sekali lagi mencatat prestasi mengagumkan dengan membawa Los Angeles Lakers juara NBA 2010. Total sudah 11 cincin yang telah ia menangi sebagai pelatih.

Titel ke-11 Jackson datang saat Lakers membungkam Boston Celtics 83-79 dalam seri ketujuh final NBA tahun ini di kandang sendiri, Staples Center, Jumat (18/6/2010) pagi WIB.

Itu adalah kali kelima Jackson mengantar Lakers juara. Sebelumnya, pria berjuluk Master Zen itu memberikan gelar juara pada Lakers pada 2000, 2001, 2002 dan 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara total, Jackson telah memenangi 11 titel selaku pelatih. Enam titel lainnya diperoleh pelatih berusia 64 tahun itu kala menangani Chicago Bulls tahun 1991, 1992, 1993, 1996, 1997 dan 1998.

Jackson adalah pelatih dengan koleksi titel NBA terbanyak sepanjang sejarah. Ia bahkan punya dua cincin juara lebih banyak ketimbang pelatih legendaris Red Auerbach.

Dengan 11 cincin yang ia miliki, belum lagi dua cincin saat ia masih menjadi pemain bersama New York Knicks, Jackson mungkin harus mulai memasang cincin di jari kakinya.

Tapi kebersamaan Jackson dengan Lakers mungkin akan berakhir tahun ini. Sudah ramai dikabarkan kalau pelatih berambut putih itu akan pergi, entah untuk melatih tim lain atau pensiun.

"Kemenangan ini tidak bikin peluang saya (bertahan) membesar," ujar Jackson dikutip AP. "Ini adalah hal yang indah. Saya akan membicarakannya nanti saja."

Kobe Bryant, pemain yang berperan sangat penting dalam kesuksesan Lakers dan Jackson, secara terang-terangan meminta agar Jackson bertahan.

"Dia tahu betapa saya ingin dia bertahan. Saya sudah sangat terus terang dan sudah mengatakannya pada dia. Ayo kita menangi lagi, ayo kita menangi lagi," seru Bryant.

September depan, Jackson akan berusia 65 tahun dan masalah kesehatan (Jackson mengaku harus melakukan operasi karena gangguan batu ginjal--red) menggerogotinya. Tak ada yang pernah tahu apakah Jackson akan bertahan atau tidak.


(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads