'ABL Lebih Menantang, NBL pun Tak Apa'

'ABL Lebih Menantang, NBL pun Tak Apa'

- Sport
Rabu, 28 Jul 2010 20:37 WIB
ABL Lebih Menantang, NBL pun Tak Apa
Jakarta - Lantaran menghadapi dua kompetisi yang berbeda, skuad Satria Muda Britama harus dibagi menjadi dua. Yang tahun lalu bermain di ASEAN Basketball League (ABL) pun mengaku tak apa jika bermain di NBL.

Musim lalu, SM memakai skuad yang sama untuk kompetisi domestik dan ABL. Berbeda dengan musim ini, di mana skuad yang diturunkan untuk kedua kompetisi itu berbeda.

Pemain-pemain yang musim lalu bermain di ABL, seperti Ronny Gunawan, Faisal J. Achmad, Amin Prihantono, Youbel Sondakh dan Christian Ronaldo Sitepu, musim ini dimasukkan ke dalam skuad untuk NBL.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau pemain lain main di ABL, siapa yang nanti main di NBL? Kalau di ABL, kita bisa memakai pemain asingΒ  plus ada Mario Wuysang. Jadi, kita juga bisa tetap kuat di NBL dengan adanya para pemain senior," ujar pelatih Fictor Roring.

Fictor sendiri akan fokus melatih tim yang akan berlaga di NBL. Untuk posisi pelatih kepala yang menangani tim yang berlaga di ABL, masih belum diputuskan.

"Untuk musim depan, saya akan fokus di NBL. Untuk ABL kita belum tentukan siapa head coach-nya. Ada beberapa kandidat, kemungkinan untuk ABL ada asisten saya, coach Patrick Gossal, yang menangani."

Lalu, bagaimana pendapat pemain yang musim lalu bermain di ABL? Ronny Gunawan menyebut, bermain di ABL memang lebih menantang, tapi dikhususkan bermain untuk NBL pun tak mengapa.

"Kalau saya pribadi, saya lebih senang main di ABL. Tapi sebagai pemain profesional, dan saya ada di bawah SM, saya akan menuruti untuk bermain di NBL."

"Kenapa ABL? Karena tantangannya lebih bervariasi aja Apalagi setelah bertahun-tahun main di liga lokal, tentunya ingin tantangan baru saja," tukas dia.

(roz/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads