'Eropa, Buka Pintu buat Pebasket AS'

'Eropa, Buka Pintu buat Pebasket AS'

- Sport
Minggu, 03 Okt 2010 06:30 WIB
Eropa, Buka Pintu buat Pebasket AS
Los Angeles - Maraknya pebasket Eropa bermain di NBA tidak diikuti oleh banyaknya pebasket Amerika yang berlaga di Eropa. Ron Artest meminta Eropa membuka pintu lebih lebar.

"Mereka harus mengizinkan lebih banyak pemain Amerika bermain di Liga Eropa," ujar Artest yang tengah berada di London, sebagaimana dikutip ESPN.

Saat ini, beberapa negara seperti Jerman, Belgia, Belanda dan Austria tidak membatasi pemain asing non-Eropa di liganya. Namun negara lain seperti Spanyol, Yunani dan Inggris punya aturan pembatasan.

Spanyol dan Yunani, dua negara yang liga basketnya dianggap termasuk papan atas, mengizinkan maksimal dua pemain asing non-Eropa di setiap tim. Di Inggris, batasannya adalah tiga pemain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepertinya, cuma ada dua pemain Amerika di sebuah tim, sedangkan pebasket Eropa bisa datang dan bermain di NBA seperti yang ada di San Antonio Spurs," gugat Artest.

"Sebuah tim Amerika bisa seluruhnya diisi oleh pemain Eropa. Eropa harus bertindak lebih adil kepada pemain Amerika," imbuh pemain Los Angeles Lakers.

"Anda lihat, banyak pemain asing datang ke Amerika dan bermain di NBA. Tidak adil kalau pemain Amerika tidak bisa main di China atau tidak bisa ke Eropa. Itu tidak imbang. Harusnya kesempatannya dibuat sama," pungkas Artest.

(arp/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads