Bertanding di DBL Arena, Surabaya, Rabu (9/3/2011), Aspac dan Stadium saling kejar perolehan angka di tiga kuarter pertama. Keberhasilan Aspac unggul di kuarter terakhir membuat mereka menang 71-65.
Ketatnya perolehan angka Aspac dan Stadium terjadi sejak kuarter pertama di mana Aspac memimpin 13-12. Aspac kemudian memperlebar keunggulan itu jadi 44-39 di akhir kuarter kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di semifinal, Aspac akan menantang Satria Muda yang sebelumnya menggilas Muba Hangtuah IM Sumsel dengan skor 86-53. Sejak awal, SM praktis gagal diimbangi Muba Hangtuah dan melejit tak terbendung.
SM menurunkan tim terkuatnya dari awal dan unggul telak 28-15 di kuarter pertama dan memperlebarnya jadi 48-24 di kuarter kedua. Keunggulan SM menjadi 79-36 di kuarter ketiga.
Di kuarter pamungkas, SM yang sudah nyaman dengan keunggulannya bagai membiarkan Muba mencetak angka. Walau Muba unggul 17-7 di kuarter ini, SM tetap menang dengan skor 86-53.
Christian Ronaldo Sitepu menjadi pengoleksi angka terbanyak SM dengan 22 angka plus sembilan rebound. Amin Prihantono, Bonanza Siregar dan Rony Gunawan masing-masing menjaringkan 12, 11 dan 11 poin.
Di kubu Muba, Buggi Setiawan tampil apik dengan koleksi 20 angkanya, tetapi tidak sanggup menghindarkan timnya dari kekalahan. Forward Muba Ahmad Junaidi menambahinya dengan 12 poin.
(arp/roz)











































