Pada partai puncak di DBL Arena, Surabaya, Minggu (13/3/2011) malam WIB. Pelatih CLS W. Amran memberikan kepercayaan kepada Dwi Haryoko, Sandy Febiansyakh, Dimaz Muharri, Wijaya Saputra, dan Agustinus Indrajaya sebagai starter. Sementara itu lima nama yang dipilih coach SM Fictor Roring untuk memulai laga adalah Ronny Gunawan, Faisal Ahmad, Amin Prihantono, Youbel Sondakh, dan Wellyanson Situmorang.
Tampil di bawah dukungan nyaris seluruh penonton yang hadir di DBL Arena, CLS tampil dengan permainan cepat dan agresif. Lemparan tiga angka Wijaya Saputra dan aksi Dimaz Muharri membawa "tuan rumah" memimpin 7-1. Jump Agustinus Indrajaya berhasil membawa CLS memimpin 11-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuarter kedua menjadi milik SM. Cristian Ronaldo Sitepu jadi elemen penting kebangkitan tim asuhan Fictor Roring dengan mencetak total 10 angka di kuarter ini. Menerima assist dari Faisal J. Ahmad, Sitepu berhasil melesakkan bola dan membawa SM memimpin 27-20.
CLS sempat memangkas selisih menjadi 27-29 berkat aksi Dimaz Muharri. Namun lemparan tiga angka Faisal Ahmad menuntaskan kuarter kedua dengan kedudukan 35-29 untuk SM.
Kuarter ketiga kembali dimenangi oleh Ronny Gunawan dkk. Keperkasaan SM dibuka dengan three point Amin Prihantono yang membuat skor menjadi 38-29 bagi SM. Tembakan tiga angka Tony Agus membuat CLS menipiskan jarak jadi 36-38 masih untuk keunggulan SM.
Namun begitu tim ibukota berhasil kembali menjauh. Amin Prihantono kembali melepas three point yang menembus ring CLS dan membuat skor menjadi 43-36. Wellyanson Situmorang menambah keunggulan SM jadi 45-36.
Aksi individu Agung Sunarko membawa SM unggul delapan angka, 47-39. Empat angka, masing-masing dari Wellyanson Situmorang dan Ronny Gunawan membuat tim ibukota menutup kuarter tiga dengan margin sepuluh angka, 52-42.
SM semakin jauh di perempat penutup. Lemparan bebas Amin Prihantono membawa tim yang sudah lima kali juara kompetisi basket profesional Indonesia itu unggul 55-44.
Faisal Ahmad berhasil menambah skor menjadi 57-44. Usai mengecoh Sandy Febriansyakh, Faisal melepas jump shot yang menembus ring CLS.
Amin Prihantono! Lemparan forward SM bernomor 17 ini membawa timnya unggul 62-46.
Tembakan bebas Ronny Gunawan di detik terakhir laga membuat SM semakin menjauh menjadi 67-50 sekaligus menjadi skor akhir pertandingan.
Hasil ini membuat anak asuh Fictor Roring menjadi juara seri perdana NBL. Ini merupakan gelar keenam SM di kancah kompetisi basket profesional Indonesia.
(rin/a2s)











































