Masih menjadi menjadi tuan rumah untuk Pacers, tim asuhan pelatih Tom Thibodeau itu menang dengan skor akhir 96-90.
Sama seperti di game pembuka, Bulls harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan rivalnya itu. Di pertandingan pertama, mereka selalu tertinggal di akhir tiga kuarter pertama, sebelum bangkit dan membuat lompatan penting untuk menjadi pemenang,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rose, yang amat diharapkan fans Bulls untuk menjadi MVP, kembali bermain luar biasa untuk timnya. Ia mencetak delapan poin penting di empat menit terakhir. Kyle Korver membantu tuan rumah dengan lemparan tiga angka yang membuat "Si Banteng" memimpin 90-85.
A.J. Price memperkecil skor menjadi 90-88 melalui lemparan bebas, tapi Luol Deng melakukan halΒ yang sama untuk Bulls. Kemenangan mulai terjaga setelah Ronnie Brewer menambahkan dua poin, dan dipastikan oleh three point terakhir.
Secara keseluruhan Rose menorehkan 36 poin, memasukkan 12 dari 13 free throw. Di game pertama ia membukukan 39 angka (tertinggi dalam karirnya di pertandingan playoff), dan sukses 19 kali dari 21 lemparan bebas.
Carlos Boozer membantu Bulls dengan 17 angka dan 16 rebound. Deng menambahkan 14 poin. Di kubu Pacers, Danny Granger menjadi top skorer dengan 19 poin. Selain ia dan Price (13), pemain-pemain lain Pacers mencetak poin di bawah 10.
Game ketiga dan keempat akan digelar di markas Indiana Pacers.
(a2s/rin)











































